Header

Komnas PA Siapkan Rumah Aman untuk Anak-Anak Korban Kejahatan Seksual

Makin meningkatknya kasus kekerasan seksual terhadap anak, Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) akan segera membangun rumah aman yang diperuntukkan sebagai tempat pemulihan mental dan sosial anak korban kejahatan seksual.

Menurut Ketua Komnas PA, Artist Merdeka Sirait, diharapkan rumah aman khusus untuk anak korban kejahatan seksual di jakarta sudah terbangun di awal 2014 dan selanjutnya akan dibangun dimasing-masing daerah. Ia juga menjelaskan kalau rumah aman ini nanti akan dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas, psikolog dan pekerja sosial yang akan menjadi bagian dalam proses pemulihan dari dampak kejahatan seksual yang dialami oleh korban anak.

Artist menjelaskan bahwa selama ini pelaku kejahatan seksual banyak yang berasal dari rumah tangga sehingga tidak mungkin anak yang mengalami depresi dan trauma berat sebagai korban kejahatan dikembalikan ke rumahnya untuk proses penyembuhan. Ruma aman ini aakan dibangun secara permanen agar anak korban kejahatan seksual mendapatkan pelayanan sosial dan dapat disembuhkan dengan cepat.

Berdasarkan data yang ada di Komnas PA, angka kejahatan seksual terhadap anak sudah cukup menakutkan karena peningkatannya sangat tinggi. Pada tahun 2010 saja kasus kejahatan seksual mengalami peningkatan sebanyak 40 persen dan kasis kejahatan seksual pada  anak meningkat hingga 62 persen di tahun 2014.


Jual Baju Batik Online

Lupakan sesaat seputar berita kriminal, bagi anda penggemar fashion kami ingin berbagi informasi ini khususnya penggemar fashion sekaligus pencinta kain batik. Sebuah toko online yang jual baju batik ekslusif kini hadir untuk melayani pembelian aneka pakaian batik secara online.

A-clothing.com adalah toko online dengan spesialisasi batik. Dimana semua pakaian yang diproduksi dan dijual disini berbahan batik dan kain tradisional lainnya sebagai tambahan.

Sebagai toko online yang jual baju batik, aclothing menyediakan aneka pakaian batik untuk wanita maupun pria, dimana dalam mengadirkan produk baju batik mereka, aclothing mengusung konsep ekslusifitas. Bahan batik yang digunakan merupakan bahan-bahan pilihan yang berkualitas yang didesain khusus dan diproduksi dalam jumlah yang sangat terbatas. Sangat ekslusif.

Sebagai toko online yang jual baju batik, aclothing menyediakan fitur-fitur yang sederhana untuk melakukan pembelanjaan secara online. Anda tinggal memilih produk baju batik dari katalog yangf tersedia kemudian memasukkan dalam shopping cart. Anda bisa memilih beberapa model sekaligus sesuka anda kemudian melakukan proses check out untuk melakukan pemesanan. Sangat simple dan mudah.

Aclothing menjamin bahwa pakaian batik yang dijual di fashion online store mereka sangat berkualitas dan ekslusif. Untuk wanita tersedia atasan batik, dress batik hingga baju hamil batik, sedangkan untuk pria tersedia aneka kemeja batik pria yang elegan dan berkualitas.

Karet Ban Vulkanisir Terkelupas, Avanza Tabrak Pembatas Jalan Tol


Sebuah mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi L 1390 NU yang membawa penumpang sebanyak enam orang menabrak pembatas jalan tol Perak arah Waru, Surbaya pada hari Minggu (19/10/2014).

Penyebab kecelakaan menurut Kasa Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Yusis Budi kepada detikcom adalah karena karet vulkanisir ban belakang kiri mobil tersebut terkelupas dan membuat mobil oleng hingga menabrak pembatas tol.

Mobil nahas tersebut menabrak pembatas jalan yang berada tepat diatas sebuah Bozem, yaitu semacam kolam penampungan air di Moro Krembangan. Ketika kecelakaan terjadi, salah seorang penumpang wanita yang bernama Rina Fayati (21), warga Pesapen Barat VIII, terlempar keluar mobil dan masuk ke dalam Bozem tersebut. Warga pun segera menolong Rina yang hanya mengalami luka lecet ringan meski tubuhnya basah dan dipenuhi oleh kotoran Bozem.

Dua korban lainnya ada yang mengalami luka berat, yaitu Nur Aini (20) yang mengalami luka di bagian punggungnya dan Mahmudin yang baru berusia 12 tahun mengalami luka sobek di kepalanya. Sementara kondisi mobil berwarna hitam tersebut tampak mengalami kerusakan yang sangat parah.

Seorang Pejalan Kaki Ditemukan Tak Bernyawa di Jl. Tubagus Angke, Jakarta Barat

Minggu (19/10/2014), tubuh seroang pejalan kaki pria ditemukan tergeletak tewas di jalan Tubagus Angke di kawasan Pesing Jakarta Barat.
Menurut Polsek Metro Tanjung Duren yang dihubungi oleh Detik.com, mayat lelaki itu diduga adalah korban tabrak lari.
Kecelakaan diperkirakan terjadu pada pukul 03.00 WIB dini hari, namun beluym diketahui kronologis terjadinya kecelakaan tersebut.
Korban yag ditemukan di Jembatan Genit ini belakangan diketahui bernama Roy Algata dan kasusnya sedang ditangani oleh laka lantas.

Ancaman Bom Gedung Trans TV Tidak Terbukti, Pelaku akan Diusut


Minggu (19/10/2014), Gedung Trans TV yang berlokasi di Jl. Kapten Tendean, Mampang, Jakarta Selatan dihebohkan oleh ancaman bom yang disampaikan melalui pesan singkat (SMS) ke Call center 1717 milik polisi pada pukul 05.30 WIB.
Isi pesan singkat bernada ancaman ini berbunyi : “Laporan, gedung Trans TV akan diledakkan oleh ISIS, ini serius”. Berdasarkan pesan singkat ini kemudian polisi langsung melakukan penyisiran ke lokasi namun setelah satu jam penyisiran, ancaman ini tidak terbukti.
Menurut Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Heru Pranoto di gedung DPR, Senayan, Jakarta, kepolisian akan tetap mengusut pesan ancaman ini dan jika pelakunya diketemukan makan akan diproses secara hukum karena telah menimbulkan keresahan. Heru mengatakan bahwa kepolisian akan melacak nomor yang digunakan untuk mengirimkan pesan singkat berisi ancaman teror tersebut.
Mengenai motif pelaku, Heru mengatakan bahwa itu baru akan terungkap jika pelaku tertangkap, namun melihat dari beberapa kasis SMS ancaman bom yang pernah ada, rata-rata pelaku hanya berlatar belakang iseng. Ada juga pelaku yang sakit hati karena dipecat perusahaan dan kemudian melakukan ancaman bahwa perusahaannya akan di bom.
Dari beberapa kasus ancaman bom, lanjut Heru, tidak ada yang berkaitan dengan kegiatan terorisme.
"Kalau teroris enggak begitu cara kerjanya, enggak pakai ancaman-ancaman. Mereka langsung menyerang," ujarnya


Isi Ulang Tabung Pemadam Kebakaran

Tabung pemadam kebakaran atau pemadam api biasanya setelah digunakan maka media pemadam api di dalamnya menjadi kosong atau jika sudah melewati masa kadaluarsa maka tabung pemadam tidak dapat digunakan lagi. Namun jika dihitung secara ekonomi, membuang tabung pemadam yang harganya cukup mahal tentu sayang. Untuk itu ada beberapa distributor alat pemadam kebakaran yang kemudian menawarkan jasa isi ulang tabung pemadam kebakaran atau refill tabung pemadam api.

Lewat jasa isi ulang tabung pemadam kebakaran ini, tabung-tabung pemadam bekas pakai atau sudah kadaluarsa dapat diisi ulang dengan media pemadam yang sesuai serta diisi tekanan agar dapat digunakan kembali.

Isi ulang tabung pemadam kebakaran sering tidak dapat dilakukan sendiri karena selain mengisi media pemadam juga harus mengatur tekanan dalam tabung agar fungsi penyemprotan normal kembali, untuk itulah untuk melakukan refill tabung pemadam sebaiknya anda menggunakan jasa profesional.

PD Hanselindo merupakan salah satu distributor alat pemadam api yang juga menyediakan jasa isi ulang tabung pemadam dengan harga murah. Anda dapat memilih media pemadam yang sesuai dengan tabung pemadam milik anda antara lain isi ulang Dry Chemical Powder, Gas , Foam AFFF dan lain-lain. Mereka dapat melakukan isi ulang baik untuk tabung APAR maupun APAB. Dengan harga murah dan tenaga isi ulang yang berpengalaman anda dapat mengandalakan jasa yang mereka tawarkan.

Jika anda tertarik untuk mempelajari lebih lanjut jasa isi ulang tabung pemadam api yang ditawarkan oleh PD hanselindo silahkan pelajari daftar harganya disini.

Joko Sasmito : Membunuh Karena Terbelit Hutang

Pembunuhan korban wanita yang ditemukan dalam karung telah terungkap dimana sang pelaku, Joko Sasmito (23) berhasil dibekuk di kediamannya pada hari Senin (6/10) kemarin oleh Unit Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Tengah.

Dalam aksi kejahatannya ini pelaku memang sudah merencanakan untuk membunuh korban dengan tujuan menguasai motor korban karena pelaku terbelit hutang. Ia sudah membawa pisau dan karung ketika mengajak korban , Zumrotun (30) saat bertemu di Kaliwungu Kendal. Pelaku terlebih dahulu menghubungi korban dan mengajak bertemu di penitipan motor pada tanggal 22 September lalu.

Kemudian mereka berboncengan menuju lokalisasi Gambilangu dengan mengendarai motor Honda Vario kepunyaan korban. Selanjutnya merekapun menepi di jalan Arteri Kendal sekitar pukul 19.00.

Disinilah pelaku kemudian menusuk korban menggunakan pisau yang ia bawa ke dada kiri dan leher korban. Korban tewas seketika kemudian dimasukkan oleh pelaku ke dalam karung.

Oknum Anggota TNI Tertangkap Mengedarkan Sabu di Medan

Sekali lagi anggota TNI yang diberi status oknum melecehkan institusinya, kali ini Polisi dari Reserse Kriminal Polisi Sektor Medan Kota meringkus oknum TNI yang tergabung dalam jaringan internasional.

Oknum Anggota TNI AD yang berinisial AR (28 tahun) tertangkap tangan sedang menunggu pembeli yang sudah menghubunginya, ia rencananya akan melakukan transaksi jual beli barang haram tersebut di Simpang Limun jalan Sisingamangaraja, Medan, Sumatera Utara.

Setelah polisi meringkus oknum TNI AD tersebut, di tangannya didapati satu ons Sabu yang sudah dipaketkan dalam bentuk plastik. Perlu diketahui 1 ons adalah 28,35 gram, yang kalau dirupiahkan 1 gram sabu berharga sekitar 1,7 juta rupiah, maka jika ada 28,25 gram total uang yang didapatkan oleh oknum TNI AD dari hasil jualan barang haram tersebut ialah Rp 48,195,000,-

Sempat saat ingin ditangkap, oknum anggota TNI itu pun mengelak untuk ditahan petugas dengan cara menunjukkan kartu tanda anggota TNI. Meski begitu, tidak ada keraguan pihak kepolisian untuk membawa paksa ke Mapolsek Medan Kota untuk Diperiksa.

"Dari hasil pemeriksaan itu, diketahui bahwa AR mendapatkan sabu itu dari Haris. Dari situ, kita memancing Haris untuk keluar dengan membawa sabu," terang Kapolsek Medan Kota, Kompol Wahyudi, Selasa (9/9/2014).

Setelah melakukan pemeriksaan di Mapolsek Medan Kota, selanjutnya AR dibawa ke Denpom karena dirinya merupakan anggota TNI yang sayangnya harus melakukan tindakan kriminal karena menjual barang haram tersebut.

"Karena AR adalah anggota TNI. Maka kita menyerahkannya ke kesatuannya dan Denpom," tambah Kapolsek.

Melalui pemeriksaan di telepon seluler miliki tersangka, polisi terkejut karena selama enam bulan aktivitas penjualan barang haram yang terjadi di kota Medan melalui jaringan anggota TNI tersebut berhasil mengedarkan sebanyak dua ton sabu khusus di wilayah Medan.

"Dari pemeriksaan kedua tersangka dan barang bukti handphone. Diketahui sudah ada dua ton sabu yang mereka edarkan di Medan," imbuh Kanit Reskrim AKP Azzaruddin.

Rencana Hukum Cambuk Batal Dilakukan Aceh di 2014

Provinsi Aceh dikenal sebagai daerah yang mempunyai hukum sendiri, mereka kurang mengenal dengan hukuman berdasar undang-undang yang berlaku sebab pemerintahan Aceh menggunakan sistem hukum Qanun Syariat Islam. Dengan hal ini, maka urusan pelanggaran yang banyak terjadi di Aceh akan diselesaikan dengan hukum syariat terlebih dahulu sebelum akhirnya diproses kepolisian atau dibiarkan sesuai dengan anjuran masyarakat.




Meski begitu, hukuman Wanun Syariat Islamn sendiri menjadi hal yang menakutkan bagi warga Aceh karena eksekusi yang dilakukan dengan cambuk oleh Algojo serta dilihat oleh masyarakat sekitar memang menjadi balasan yang sangat berat bagi pelanggar. Hal ini pun memicu 6 pelanggar yang akan dieksekusi oleh algojo kabur dan menghilang dimana rimbanya.


Seharusnya pelanggar Qanun Syariat Islam di Kabupaten Aceh barat, Aceh harus dipersiapkan untuk dicambuk pada akhir tahun 2014 ini, namun sayangnya mereka semua melarikan diri.Menurut Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Barat Hasballah mengutarakan bahwa enam pelanggar itu terlibat berbagai kasus seperti maisir, khamar dan mesum. Sesuai jadwal keenam pelanggar Qanun Syariat Islam itu akan dicambuk oleh algojo pada akhir bulan Desember 2014.


Ada dugaan kuat, mereka melarikan diri ke luar daerah Kabupaten Aceh Barat. 
Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Barat Hasballah, mengatakan, enam pelanggar itu di antaranya terlibat kasus maisir, khamar dan mesum. Rencananya, mereka dicambuk pada Desember ini. Namun, setelah dilakukan koordinasi dengan Kejaksaan Negeri setempat yang merupakan eksekutor cambuk, diketahui para pelanggar itu sudah melarikan diri ke luar Kabupaten Aceh Barat.


Menurut Hasballah, anggaran sebesar Rp 118 juta yang telah dianggarkan Dinas Syariat Islam Aceh Besar untuk pelaksanaan cambuk pada 2013 tidak terpakai. Dana yang tidak terpakai itu sudah diusulkan untuk anggaran eksekusi cambuk pada 2014 mendatang.

"Tahun ini tidak ada pelanggar yang dicambuk. Jadi anggarannya tidak terpakai," jelasnya.

Saudi Hukum Pancung Warga Pakistan

Arab Saudi memang dikenal masih memegang hukum Islam yang kuat, hukum ini sudah sejak jaman Nabi Muhammad SAW berlaku dan hingga kini masih digunakan untuk menghukum berbagai pelaku tindak kejahatan yang beroperasi di Arab Saudi.

Salah satu kejahatan yang akhirnya harus dilakukan eksekusi hukuman sesuai syariat Islam ialah, kejahatan menyelundupkan barang-barang narkotika ke arab saudi. Kejahatan penyelundupan bahan narkotika ini harus diselesaikan dengan hukuman pancung, meski pejahatnya sendiri bukanlah orang saudi tetapi orang Pakistan.

Meski diberitakan oleh media massa setempat bahwa si penyelundup narkoba itu sukses membawa heroin ke Arab Saudi, namun tidak dapat dipastikan berapa pastinya 'sejumlah besar' yang marak diberitakan oleh media massa setempat.

Sebenarnya, hukuman pancung yang diberikan kepada pelanggar bukan hanya untuk kasus narkotika saja. Sebab, Saudi dikenal dengan pemerintahan yang ketat hingga praktek perdukunan sekalipun dapat dihukum pancung oleh otoritas setempat.

Oleh sebab itu, pada bulan Agustus 2014 saja terdapat 8 orang yang sudah dieksekusi mati oleh kerajaan arab saudi. Tinggal menunggu sedikitnya belasan orang untuk antre dihadapan algojo yang mengeksekusinya.

Melihat hal itu HRW atau Human Right Watch menyatakan keperihatinannya yang sangat besar terhadap pemberlakuan hukum yang demikian ketat oleh kerajaan arab saudi dengan cara menyebut hukuman pancung di Arab Saudi sebagai hukum yang mengerikan.

CCTV dan Perawatan yang Baik dapat Membantu Minimarket Tangkap Pencuri

Teknologi CCTV atau (Closed Circuit Television) sering banyak dipakai berbagai minimarket untuk meminimalisasi aksi pencurian dan perampokan yang kerap terjadi. Misalnya saja yang terjadi pada sebuah minimarket yang identik dengan warna merahnya diketahui sempat kecurian produk-produk jualannya pada Juni 2014 lalu. Namun dengan teknologi kamera pengawas yang sudah terpasang, akhirnya membuat perampok tersebut dapat ditemukan sesuai dengan gambar wajah dan bentuk badan yang terekam dalam CCTV minimarket tersebut.

Menurut Corporate Communication General Manager Alfamart, Nur Rachman menambahkan bahwa keuntungan memasangkan CCTV di minimarket akan membantu petugas atau karyawan minimarket untuk mempelajari cara dan gerak-gerik pelaku sesaat dan setelah melakukan pencurian atau perampokan. Dan tidak hanya itu, CCTV juga membantu untuk mengetahui barang-barang apa saja yang menjadi incaran si pencuri dan perampok, sebab sekarang ini banyak terjadi bahwa sebuah pencurian dan perampokan bukan mengincar uang dari kasir melainkan produk-produk kebutuhan semisal rokok atau kosmestik juga menjadi incaran pelaku.

Selain itu, Nur Rachman juga mengatakan, hal penting lainnya setelah CCTV terpasang di minimarket adalah memastikan perawatan perangkat CCTV. Perawatan yang tepat dapat mencegah CCTV tidak berfungsi, sebab seperti yang diketahui bahwa kejahatan sekarang ini tidak mengenal waktu, entah siang atau malam, apabila ada kesempatan maka pencurian dan perampokan dapat terjadi.

Perawatan perangkat CCTV misalnya memastikan bahwa kamera ditempatkan dengan baik dan tidak berdebu. Sebab seperti yang diketahui, kamera CCTV akan ditempatkan di dinding atau langit-langit yang terkadang sulit sekali diakses oleh karyawan minimarket agar dapat dibersihkan.

Selain itu, cek juga sisa rekaman yang masih sanggup disimpan oleh perangkat penyimpanan hal ini dimaksudkan agar harddisk dapat menyimpan rekaman saat suatu kejadian kejahatan terjadi. Selain itu kelistrikan seperti UPS atau generator juga mesti dipersiapkan untuk mencegah pencurian saat minimarket sedang mengalami padam listrik.

Untuk mendapatkan CCTV yang sesuai dengan minimarket Anda silakan kunjungi pusat jual cctv online berikut.

Ridwan Kamil Laporkan Penghina Kota Bandung

6 September 2014, Dunia Social Media Twitter diwarnai oleh aksi Walikota Bandung yang melaporkan penghina di twitter ke kepolisian. Aksi ini sendiri menimbulkan banyak perbincangan baik di media sosial ataupun media massa. Sebab ada yang mendukung langkah Ridwan Kamil melaporkan penghina tersebut, ada juga yang kontra.


Menanggapi orang-orang yang kontra, Ridwan Kamil menyebutkan bahwa apa yang dilakukannya tersebut sebagai bentuk pembelajaran etika. Sehingga masing-masing orang yang menggunakan teknologi harus menjunjung tinggi etika meski menyampaikannya di sesuatu forum yang bebas seperti teknologi internet.

"Ini pembelajaran aja, kalau menyampaikan sesuatu itu kan ada etikanya," ujar Emil, begitu Ridwan Kamil akrab disapa saat ditemui usai menghadiri pembukaan 16th Asiana Parachuting Championship & Indonesia International Open 2014 di Lanud Husein Sastranegara Bandung, Jalan Pajajaran, Sabtu (6/9/2014).

Ridwan Kamil atau Emil, memamh dikenal sebagai pejabat yang aktif di media sosial Twitter. Media sosial dimanfaatkannya sebagai upaya menghubungkan dirinya dengan masyarakat khusus warga Bandung. Dirinya juga tidak sungkan untuk membalas mention yang disampaikan kepada dirinya, baik secara serius atauoun bercanda. Namun beberapa kali, Emil juga sempat memperingatkan beberapa orang di Twitter untuk sopan.

"Khususnya untuk anak muda, karena teknologi bisa begitu mudah menyampaikan pesan, tapi harus ada batas dan etika dalam menyampaikan," katanya.

Emil sendiri termasuk orang yang terbuka terhadap kritikan, karena dirinya menganggap bahwa kritikan adalah sesuatu yang membangun. Jika jatuhnya kepada caci maki, dirinya tidak terima dan dapat saja melaporkan yang bersangkutan kepada kepolisian dengan pasal pelanggaran UU ITE. 

"Bedakan kritik dengan caci maki, itu kan dua hal yang berbeda. Ini kan sudah cacian ke pribadi yang sudah melewati batas, kan ada aturan yang harus dilakukan. Itu aja," tutur Emil.

Sementara itu, untuk penghina di twitter yang akhirnya membuat Ridwan Kamil melaporkannya ke kepolisian dikarenakan yang bersangkutan sudah menyerang pribadi Ridwan Kamil. Dirinya sempat memberitahu sang pemilik akun bahwa yang bersangkutan telah melanggar pasal 27 UU 11 tahun 2008 UU ITE. Namun, proses penyelidikan menemui hambatan karena pemilik akun @kemalsept sudah menghilang dari Twitter karena pemiliknya sudah menutup akun tersebut. Meski begitu, screenshot masih disimpan oleh Ridwan Kamil yang berisi cacian kepada dirinya.

Ridwan Kamil laporkan Penghina Dirinya dan Kota Bandung @kemalsept ke kepolisian

Ridwan Kamil - Walikota Bandung laporkan Penghina Dirinya dan Kota Bandung @kemalsept ke kepolisian

Anggota Polresta Cimahi Ditangkap Karena Mencuri Rp 270 juta

Brigadir Eri Muryawan (55 tahun) ditangkap karena mengambil uang Rp 273 juta milik PT Advantage
Brigadir Eri Muryawan (55 tahun) ditangkap karena mengambil uang Rp 273 juta milik PT Advantage
Terjadi kembali salah satu anggota kepolisian bernama Brigadir Edi Muryawan (55) menggondol uang sebesar Rp 273 juta milik PT Advantage. Hingga saat ini masih tidak diketahui kemana saja uang tunai sebesar tersebut mengalir dari tangan Brigadir Edi Muryawan (55).

Namun menurut hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh polres Bandung, Edi mengaku bahwa dirinya sempat memberikan uang sebesar Rp 273 juta kepada istrinya.

"Tersangaka E mengaku sempat memberikan uang hasil curian sebanyak Rp 170 juta kepada istri mudanya yang berdomisili di Ciparay, Kabupaten Bandung," ucap Kapolres Bandung AKBP Jamaludin.

Edi mengungkapkan uang yang diserangkan kepada istrinya sewaktu di periksa di Mapolres Bandung, Jalan Bhayangkara, Kabupaten Bandung, Jabar, Kamis (4/9/2014). Hingga saat ini pengakuan dari Edi masih di dalami karena hingga saat ini belum ada pengakuan yang diucapkan istri mudanya terkait uang tersebut.

"Meski begitu, belum ada pengakuan dari istri muda tersangka soal uang tersebut. Tapi tetap, pengakuan tersangka dan istri mudanya akan kami dalami lagi. Kami selidiki juga dipakai apa saja uangnya," tutur Jamaludin.

Selama menjadi buron kepolisian selama 12 hari, Edi sempat membelanjakan uang hasil curiannya tersebut untuk membeli barang-barang seperti motor dan telepon genggam terbaru.

"Waktu kami tangkap (Edi), ditemukan barang bukti uang tunai 14 juta rupiah di badannya," ucap Jamaludin.

Selain itu, Edi juga sempat mengaku bahwa dirinya pernah menggunakan uang sebesar Rp 80 juta dari hasil curian tersebut untuk membayar hutang kepada tiga orang.

Namun hingga saat ini pihak Kasatreskrim Polres Bandung AKP Pribadi Atma masih melakukan instruksi kepada timnya untuk melakukan penyelidikan kembali.

"Tentunya kami kembangkan dan gali penyelidikan lagi soal pengakuan tersangka itu apakah benar atau tidak. Tersangka masih diperiksa intensif oleh penyidik," tutur Pribadi di tempat sama.

Terkait alasan Brigadir Edi memborong uang sebesar 273 juta rupiah adalah karena terbelit hutang kepada sejumlah orang dengan total Rp 200 juta. Anggota Pam Objek Vital Polresta Cimahi tersebut menjadikan hal tersebut sebagai motif kenekatan Edi membawa kabur uang tunai Rp 273 juta milik PT Advantage yang tengah dikawalnya.

"Uang curiannya dipakai untuk kebutuhan sehari-hari saat kabur. Lalu membeli motor dan handphone. Sebagian buat bayar utang," kata Edi.

Ketika ditanya oleh wartawan apakah uang hasil curiannya juga sempat diserahkan kepada isteri mudanya, rupanya Edi berkilah. "Saya punya istri satu," ujar Edi mementahkan pertanyaan wartawan bahwa dirinya berpoligami.

Beberapa kali ditanya wartawan, rupanya Edi cukup singkat menjawabnya. Terkait apakah sudah disiapkan sebelumnya rencana mencuri, rupanya Edi mengaku gelap mata dan spontanitas bertindak kriminal. "Enggak direncanakan mencuri. Saya khilaf," ucap Edi singkat.

Pikat Wanita dengan Seragam Masinis, Hamdani Ditangkap

Ada-ada saja ulah pemuda untuk mendapatkan pujaan hatinya, seperti contoh Hamdani yang masih berusia 21 tahun tersebut ingin memikat hati wanita pujaannya dengan cara berlagak seperti masinis sebuah kereta listrik Commuter Lines.

Hamdani menjadi seorang masinis gadungan karena ingin pikat wanita dengan seragam layaknya seorang pria yang berdiam diri di ruang kemudi kereta.
Hamdani menjadi seorang masinis gadungan karena ingin pikat wanita dengan seragam layaknya seorang pria yang berdiam diri di ruang kemudi kereta.
Penampilan M. Hamdani (nama lengkapnya) memang sangat meyakinkan, dirinya menggunakan topi dengan logo Commuter Line, dasi ala masinis yang berwarna hitam, baju serta tanda pangkat yang benar-benar mirip selayaknya seorang masinis.

Akan tetapi, karena merupakan sebuah Acting untuk mendapatkan wanita pujaannya di dalam kereta, Hamdani sama sekali tidak dapat berdiam diri di ruang kemudi, ia malah hanya bolak-balik di dalam rangkaian kereta. Karena tingkahnya tersebut, petugas keamanan yang berjaga dikereta langsung langsung menimbulkan kecurigaan.

Saat gerak-geriknya diketahui oleh Petugas Keamanan, Hamdani langsung lari agar dirinya tidak tertangkap. Namun sayang, upaya lari dari kejaran petugas tersebut tidak membuah hasil sehingga Hamdani dapat ditangkap petugas keamanan kereta pada Pukul 09.00 WIB di stasiun Duri, Jumat (29/8).

Saat ditanyai oleh petugas, Hamdani mengaku bahwa dirinya berupaya menjadi masinis gadungan karena ingin memikat hati seorang wanita.

"Dia sih mengakunya ada wanita yang dia suka jadi dia pengen bergaya dengan seragam masinis," kata Kahumas PT KAI daops I Agus Komarudin kepada detikcom, Jumat (29/8/2014).

Saat detikcom menanyai kepada Agus tentang bagaimana cara mereka mengetahui masinis ini ialah gadungan padahal memiliki seragam lengkap dan sangat mirip seperti layaknya seorang masinis, Agus menjawab : "Petugas di sana kan kenal masinis yang di KRL, nah ini wajahnya tidak dikenali tapi kok pakai seragam masinis," tutup Agus.

Setelah Hamdani tertangkap dan ditanyai apakah benar dia bukanlah seorang masinis, pegawai KAI langsung memanggil orang tua Hamdani untuk meminta kepada anaknya agar tidak mengulangi kembali perbuatannya.


"Dia tidak melakukan kejahatan apa-apa jadi kita minta buat surat pernyataan saja," katanya.

Seorang Wanita 'Dibius" Di Halte Bus Transjakarta

Seorang gadis asal Serang, Banten Siti Suleha (25) bernasib kurang menguntungkan saat dirinya berada dipinggir halte Bus Transjakarta, pemudik ini ditemuka tidak sadarkan diri di halte busway Permai Koja, Jalan Yos USdarso, Jakarta Utara, Senin (4/8) sekitar pukul 12.00 wib. Warga yang melihat Siti pingsan tersebut menduga bahwa Siti merupakanb korban pembiusan.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Polisi, diumumkan oleh Kepala Unit Patroli Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Utara, AKP MKanit Patroli Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Utara, AKP M Salimmargie bahwa korban diketahui merupakan warga negara Indonesia yang beralamat di Kampung Ciranjang Rt 07 / RW 07, Sawah Luhur, kaseman, Serang Banten,

Saat ditemukan oleh warga, AKP M Salimmargie mengemukakan bahwa korban ditemukan dengan mengenakan kerudung bermotif kotak-kotak berwarna cokelat, menggunakan pakaian berwarna merah, dan celana panjang jeans warna biru.

"Saat kejadian, korban mengenakan kerudung bermotif kotak-kotak berwarna cokelat, baju merah berlapiskan sweater berwarna hitam, dan celana panjang jins berwarna biru," ujar M Salimmargie kepada wartawan, Senin (4/8).

Salimmargie juga menginformasikan kepada media bahwa korban tidak sadarkan diri (pingsan) setelah minum minuman isotonik yang diduga kuat tercampur dengan cairan lain.

"Tiba-tiba pingsan, posisi dia sedang sendirian, diperkirakan ia pingsan setelah meminum minuman isotonik," tandasnya.

Setelah korban pingsan, sang pelaku yang memberikan minuman isotonik tersebut rupanya tidak mengambil barang berharga milik korban seperti dompet dengan uang Rp 700 ribu di dalamnya, KTP, kartu kredit dan identitas lain serta HP semuanya masih berada di dalam tas

"Mungkin penjahat waktu mau mengambil, korban masih dalam keadaan sadar. Saat ini masih ditangani dan diselidiki pihak Kepolisian," jelasnya.

Karena ditemukan pingsan, saat ini korban sedang dirawat di rumah sakit terdekat dengan lokasi kejadian yaitu RSUD Koja, Jakarta Utara. Hingga berita ini ditulis korban masih belum sadarkan diri. Kepolisian juga masih berusaha menghubungi kerabat korban.