Showing posts with label Luar Negri. Show all posts
Showing posts with label Luar Negri. Show all posts

4.6.09

Seorang Pria Dijebloskan ke Penjara 153 Kali

Beijing, (ANTARA News) - Seorang pria dari Portsmouth, New Hampshire, Minggu, ditangkap untuk yang ke-153 kali, satu pekan setelah ia dibebaskan setelah satu tahun mendekam di penjara dengan dakwaan pencurian.

Paul Baldwin (49) ditangkap pada akhir pekan karena ia dituduh memukul seseorang di muka. Ia mengatakan kepada seorang hakim, Senin, ia berencana mengaku bersalah atas serangan tersebut, serta memasuki pekarangan pribadi dan mengkonsumsi alkohol, demikian dikutip dari Xinhuanet-OANA.

Ia mengatakan ia telah lama berjuang mengatasi kecanduan alkohol dan sedang berusaha mengatasi masalah itu selama satu tahun masa tahanannya yang paling akhir.

"Semua yang saya perlukan ialah bantuan mengatasi minuman, yang mulia," kata pria tersebut kepada hakim.

Jaminan ditetapkan sebesar 1.500 dolar AS, kontan, dan Baldwin diperintahkan agar tak berhubungan dengan orang yang diduga menjadi korbannya. Jika ia dapat membayar jaminan, ia juga diperintahkan oleh pengadilan untuk mematuhi larangan keluar rumah pada pukul 19:00.

Mei lalu, ia digambarkan oleh pengadilan wilayah sebagai "lintah bagi sumber daya masyarakat ini", setelah ia tertangkap sedang mencuri satu botol beer dari satu stasiun Mobil.

Menurut harian Daily Democrat, Foster, tanggal catatan Baldwin bermula pada 1984 dan meliputi 152 penangkapan lain, delapan perbuatan masuk tanpa izin, 75 surat panggilan, empat nama palsu Jaminan Sosial dan 17 nama palsu.(*)

7.4.09

Obama Hendak Dibunuh

Pihak berwenang Amerika Serikat mengambil langkah serius demi menggagalkan rencana pembunuhan Presiden Barack Obama yang melibatkan seorang pria Suriah yang ditangkap akhir pekan lalu di Turki, demikian dua orang pejabat AS yang menangani soal ini, Selasa, seperti dikutip CNN.

Namun para pejabat AS ini sangat berhati-hati menyimpulkan dengan menyatakan bahwa para presiden AS memang kerap menjadi target ancaman yang semuanya diperhatikan serius oleh pihak keamanan AS.

Namun dalam kasus terbaru ini, pesokongkol tidak muncul mendekati Obama selama lawatan internasionalnya ke Eropa.

Kedua pejabat juga menyatakan meskipun Obama mendapatkan ancaman lebih banyak dari biasa (diterima para presiden AS sebelumnya) mengingat dia presiden Afro Amerika pertama, ancaman pembunuhan ini tidak mengubah sedikit pun jadwal lawatan sang presiden. (*)

9.12.08

Perampokan Terbesar, Jarah Permata Rp 1,2 Triliun

Toko permata mewah Amerika, Harry Winston, di pusat kota Paris digasak perampok pada Kamis sore atau menjelang Jumat dini hari WIB. Empat pelaku membawa lari semua permata yang dipajang dengan nilai 80 juta euro (sekitar Rp 1,2 Triliun). Peristiwa ini merupakan yang terbesar di toko permata yang pernah terjadi di Perancis. Demikian dilaporkan Kantor Berita Xinhua yang dikutip Antara, Sabtu (6/12).

Dalam aksinya, dua di antara empat pelaku menyamar sebagai perempuan dan berhasil membungkam sistem keamanan tingkat tinggi, lalu menyusup ke dalam butik itu pada Kamis pukul 17.30 waktu setempat (23.30 WIB), selama musim sibuk orang berbelanja saat liburan.

Sambil mengacungkan senjata, para perampok itu membawa selusin pegawai dan pelanggan ke satu sudut, mengisi tas mereka dengan bros, cincin, kalung, dan perhiasan lain, kemudian segera pergi tanpa melepaskan tembakan.

Nilai permata yang dicuri mulanya diperkirakan berjumlah 62 juta euro (sekitar 78 juta dollar AS), tapi belakangan diubah jadi 80 juta euro sehingga peristiwa itu menjadi perampokan terbesar dalam sejarah Perancis.

Sumber

Memerkosa Ramai-ramai, 9 Pelajar Dihukum

Majelis hakim di Pengadilan London, Jumat (5/12) waktu setempat atau Sabtu, menjatuhkan hukuman bagi sembilan pelajar yang tergabung dalam sebuah geng karena memerkosa seorang gadis berusia 14 tahun di London.

Pemerkosaan beramai-ramai itu dilakukan pada April tahun lalu di Hackney, London Timur, Inggris. Ketika itu mereka menyeret si gadis dari jalan dan membawanya ke sebuah ruangan di bawah tangga sebuah flat, lalu memerkosanya bergantian.

Kepada si gadis, mereka menyatakan akan memerkosa karena telah menghina pacar pemimpin geng itu. Edannya, mereka memerkosa sambil tertawa-tawa.

Pengadilan menyatakan, enam pelajar pria itu terbukti menculik dan memerkosa, sementara tiga yang lainnya ikut serta memerkosa. Mereka akan segera dimasukkan ke penjara pada Senin depan.

Sumber