Showing posts with label Pencemaran Nama Baik. Show all posts
Showing posts with label Pencemaran Nama Baik. Show all posts

6.9.14

Ridwan Kamil Laporkan Penghina Kota Bandung

6 September 2014, Dunia Social Media Twitter diwarnai oleh aksi Walikota Bandung yang melaporkan penghina di twitter ke kepolisian. Aksi ini sendiri menimbulkan banyak perbincangan baik di media sosial ataupun media massa. Sebab ada yang mendukung langkah Ridwan Kamil melaporkan penghina tersebut, ada juga yang kontra.

Menanggapi orang-orang yang kontra, Ridwan Kamil menyebutkan bahwa apa yang dilakukannya tersebut sebagai bentuk pembelajaran etika. Sehingga masing-masing orang yang menggunakan teknologi harus menjunjung tinggi etika meski menyampaikannya di sesuatu forum yang bebas seperti teknologi internet.

"Ini pembelajaran aja, kalau menyampaikan sesuatu itu kan ada etikanya," ujar Emil, begitu Ridwan Kamil akrab disapa saat ditemui usai menghadiri pembukaan 16th Asiana Parachuting Championship & Indonesia International Open 2014 di Lanud Husein Sastranegara Bandung, Jalan Pajajaran, Sabtu (6/9/2014).

Ridwan Kamil atau Emil, memamh dikenal sebagai pejabat yang aktif di media sosial Twitter. Media sosial dimanfaatkannya sebagai upaya menghubungkan dirinya dengan masyarakat khusus warga Bandung. Dirinya juga tidak sungkan untuk membalas mention yang disampaikan kepada dirinya, baik secara serius atauoun bercanda. Namun beberapa kali, Emil juga sempat memperingatkan beberapa orang di Twitter untuk sopan.

"Khususnya untuk anak muda, karena teknologi bisa begitu mudah menyampaikan pesan, tapi harus ada batas dan etika dalam menyampaikan," katanya.

Emil sendiri termasuk orang yang terbuka terhadap kritikan, karena dirinya menganggap bahwa kritikan adalah sesuatu yang membangun. Jika jatuhnya kepada caci maki, dirinya tidak terima dan dapat saja melaporkan yang bersangkutan kepada kepolisian dengan pasal pelanggaran UU ITE. 

"Bedakan kritik dengan caci maki, itu kan dua hal yang berbeda. Ini kan sudah cacian ke pribadi yang sudah melewati batas, kan ada aturan yang harus dilakukan. Itu aja," tutur Emil.

Sementara itu, untuk penghina di twitter yang akhirnya membuat Ridwan Kamil melaporkannya ke kepolisian dikarenakan yang bersangkutan sudah menyerang pribadi Ridwan Kamil. Dirinya sempat memberitahu sang pemilik akun bahwa yang bersangkutan telah melanggar pasal 27 UU 11 tahun 2008 UU ITE. Namun, proses penyelidikan menemui hambatan karena pemilik akun @kemalsept sudah menghilang dari Twitter karena pemiliknya sudah menutup akun tersebut. Meski begitu, screenshot masih disimpan oleh Ridwan Kamil yang berisi cacian kepada dirinya.

Ridwan Kamil laporkan Penghina Dirinya dan Kota Bandung @kemalsept ke kepolisian

Ridwan Kamil - Walikota Bandung laporkan Penghina Dirinya dan Kota Bandung @kemalsept ke kepolisian

4.4.12

Diputus Pacar, Video Asusila Diunggah

SURABAYA, KOMPAS.com - Sakit hati hubungan cinta dengan sang pacar diputus, seorang pria asal Malang tega menyebar video mantan kekasih yang tengah tak berbusana ke akun jejaring sosial miliknya. Tidak hanya itu, MFA (25) juga menyebar video itu ke akun jejaring sosial Facebook milik perusahaan restoran tempat mantan pacarnya bekerja, dan termasuk ke akun milik mantan kekasihnya.

Tidak kuasa menahan tekanan batin, korban bernama DPA (21), warga asal Sidoarjo itu kemudian melaporkan  MFA ke Mapolda Jatim. ''Tersangka MFA sudah kami tangkap dan masih diperiksa tim Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim,'' kata Kepala bidang Humas Polda Jatim Kombes Pol Hilman Thayib, Rabu (4/4/2012).

Video itu, kata Hilman adalah video korban saat tak mengenakan busana yang dikirim kepada tersangka, saat keduanya menjalani hubungan jarak jauh. ''Alasan tersangka untuk mengobati rasa kangennya,'' tambah Hilman.

Menurut pengakuan tersangka, kata Hilman, sejak menjalin hubungan asmara pada 2009, keduanya seringkali melakukan hubungan intim layaknya suami isteri. Pertengahan Agustus 2011 lalu, hubungan mereka merenggang. DPA memilih untuk memutuskan MFA secara sepihak. MFA terus meminta DPA untuk kembali, tapi tidak pernah dihiraukan.

Karena itu, MFA akhirnya nekat mengunggah foto video itu dengan judul video ''Siapa ya yang mau membeli tubuh ini?''. Sejak saat itu, banyak pengguna Facebook asing yang ingin berteman dengan korban. Source