JAKARTA, KOMPAScom .— Sebanyak 10 narapidana yang melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan Klas I, Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara, ditangkap, Kamis (11/7/2013) malam. Kepolisian masih melakukan upaya pengejaran terhadap ratusan narapidana lainnya yang melarikan diri.
"Petugas Kepolisian masih terus mengantisipasi kaburnya napi dan berupaya menangkap kembali yang sudah kabur, antara lain berhasil menangkap 10 napi," tulis Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Ronny Franky Sompie melalui pesan singkat.
Para napi yang berhasil ditangkap saat ini diamankan di Rutan Polres Belawan dan Polres Langkat. Sebab, kondisi lapas yang dibakar belum memungkinkan. Adapun jumlah tahanan yang kabur belum dapat dipastikan. Diperkirakan sekitar seratusan tahanan yang melarikan diri.
"Jumlah tahanan yang kabur dari Lapas Tanjung Gusta masih simpang siur. Kami masih menunggu info terakhir dari yang berkompeten, yaitu Kalapas atau Kadinas Kumham Provinsi Sumut yang mengetahui kebenaran jumlah napi yang ada dan yang kabur dari lapas," terang Ronny.
Sebelumnya diberitakan, sekitar 150 narapidana melarikan diri pada Kamis (11/7/2013) pukul 18.30. Mereka keluar melalui pintu portir Lapas Tanjung Gusta, Medan. Massa juga membakar gedung perkantoran.
Diduga sekitar 15 petugas disandera di dalam lapas. Adapun penghuni lapas klas 1, Medan, tercatat berjumlah 2.400 orang. Hasil pemeriksaan sementara, kerusuhan narapidana dipicu mati listrik dan kekurangan air sejak pukul 05.00.
Showing posts with label Kerusuhan. Show all posts
Showing posts with label Kerusuhan. Show all posts
12.7.13
Satu Narapidana Tewas di Kerusuhan Tanjung Gusta
MEDAN, KOMPAS.com — Seorang narapidana Lembaga Pemasyarakatan Klas I Tanjung Gusta Medan tewas dalam kebakaran yang terjadi di tempat tersebut sejak Kamis (11/7/2013) sore. Jenazah narapidana itu bisa dikeluarkan dari kompleks lembaga pemasyarakatan yang terbakar, Jumat (12/7/2013) dini hari.
Tubuh narapidana itu terlihat melepuh dan langsung dimasukkan ke dalam mobil ambulans yang ada di lokasi sekitar pukul 01.30 WIB. Petugas Lembaga Pemasyarakatan Tanjung Gusta mengaku belum mengetahui identitas narapidana itu.
Menurut informasi yang dihimpun di lokasi, tewasnya narapidana tersebut diketahui dari petugas Lembaga Pemasyarakatan Tanjung Gusta Medan yang masih berada di dalam bangunan. Setelah menerima informasi itu, sejumlah petugas medis yang didampingi personel kepolisian mengambil jenazah tersebut dan membawanya keluar dari dari pintu utama lapas.
Tubuh narapidana itu terlihat melepuh dan langsung dimasukkan ke dalam mobil ambulans yang ada di lokasi sekitar pukul 01.30 WIB. Petugas Lembaga Pemasyarakatan Tanjung Gusta mengaku belum mengetahui identitas narapidana itu.
Menurut informasi yang dihimpun di lokasi, tewasnya narapidana tersebut diketahui dari petugas Lembaga Pemasyarakatan Tanjung Gusta Medan yang masih berada di dalam bangunan. Setelah menerima informasi itu, sejumlah petugas medis yang didampingi personel kepolisian mengambil jenazah tersebut dan membawanya keluar dari dari pintu utama lapas.
Subscribe to:
Posts (Atom)