JAKARTA, KOMPAS.com - Dua orang perampok "bajing loncat" melakukan aksi pencurian pada sebuah mobil pikap di Jalan Kyai Haji Mas Mansyur, Tambora, Jakarta Barat. Satu orang pelaku ditangkap oleh anggota kepolisian Polsek Tambora karena tertangkap tangan melakukan aksi kejahatan tersebut.
"Dua pencuri ini mencoba mengambil barang di atas mobil pikap yang sedang berjalan," kata Kanit Reskrim Polsek Tambora Ajun Komisaris Tri Bayu Nugroho, Jumat (26/4/2013). Bayu mengatakan, pelaku yang tertangkap berinisial Srf (43).
Sebelum beraksi, pelaku mengira mobil pikap yang bagian belakangnya ditutup dengan terpal itu membawa barang-barang elektronik. Mereka pun segera beraksi dengan membuka terpal tersebut. Perbuatan mereka diketahui oleh polisi patroli yang sedang berjaga di sekitar wilayah tersebut.
Rudi, sopir mobil pikap, mengatakan bahwa awalnya ia tidak menyadari ada orang yang ingin mencuri muatan mobilnya. Ia mengatakan, peristiwa itu berlangsung ketika ia sedang mengendarai mobil dengan kecepatan rendah karena sedang macet di sekitar Jembatan Lima, Tambora, sekitar pukul 11.30. Saat itu ia sedang dalam perjalanan mengantarkan barang pesanan berupa jok motor baru dari gudang di Kosambi ke toko aksesori di Jalan Kebon Jeruk III, Sawah Besar, Taman Sari.
Ketika pelaku beraksi, mobil petugas kepolisian mengikuti dan meminta Rudi untuk memberhentikan mobil. Setelah mobil berhenti, anggota kepolisian segera meringkus pelaku. Namun, satu orang pelaku melarikan diri.
"Saya kira polisi ada perlu apa mengejar saya, ternyata ada orang di belakang mobil saya," kata Rudi.
Dari penangkapan tersebut, polisi mengumpulkan barang bukti berupa satu buah terpal berwarna biru yang telah disobek pelaku, sebuah cutter, dan satu karung jok motor baru. Pelaku tersebut dikenakan Pasal 363 KUHP atas tindakan pencurian dengan pemberatan. Adapun satu pelaku yang melarikan diri masih dalam proses pencarian Polsek Tambora, Jakarta Barat.
Showing posts with label BAjing Loncat. Show all posts
Showing posts with label BAjing Loncat. Show all posts
23.10.12
Bajing Loncat Ditembak
BEKASI, KOMPAS.com - Tim buru sergap Kepolisian Sektor Cikarang Barat dan Kepolisian Resor Bekasi Kabupaten memergoki dan menembak pelaku perampokan truk pengangkut material di Jalan Imam Bonjol, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Senin (22/10/2012) malam. Pelaku kriminal di atas truk itu biasa dikenal dengan sebutan bajing loncat.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Bekasi Kabupaten Komisaris Dedy Murti Haryadi, membenarkan ada pelaku yang terpaksa ditembak, karena kepergok dan melempar material besi dari atas truk yang jika mengenai bisa melukai atau membunuh petugas.
Salah satu pelaku yang berhasil diringkus dan dilukai dengan tembakan di betis dan paha adalah Sa (30). Tersangka adalah warga Jarakosa, Cibitung, Cikarang Barat. Tersangka kini dirawat di RSUD Kabupaten Bekasi sebelum diperiksa dan ditahan.
Sekitar pukul 20:00, petugas yang sedang berpatroli, melihat dua sepeda motor yang menguntit truk yang baru keluar dari Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Salah satu perampok naik sambil membawa karung. Dua sepeda motor kemudian tetap menguntit. Truk pengangkut bijih besi itu akan menuju pabrik baja PT Gunung Garuda.
Saat truk berjalan, satu orang yang ada di atas truk membuka terpal dan melempar lempengan besi. Pelaku lainnya memunguti lempengan.
Aksi itu diketahui oleh petugas yang. Salim diimbau turun. Karena malah melempari petugas dan bisa melukai, petugas menembak Salim. Saat bersamaan, sopir truk yang mendengar tembakan menghentikan kendaraan.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Bekasi Kabupaten Komisaris Dedy Murti Haryadi, membenarkan ada pelaku yang terpaksa ditembak, karena kepergok dan melempar material besi dari atas truk yang jika mengenai bisa melukai atau membunuh petugas.
Salah satu pelaku yang berhasil diringkus dan dilukai dengan tembakan di betis dan paha adalah Sa (30). Tersangka adalah warga Jarakosa, Cibitung, Cikarang Barat. Tersangka kini dirawat di RSUD Kabupaten Bekasi sebelum diperiksa dan ditahan.
Sekitar pukul 20:00, petugas yang sedang berpatroli, melihat dua sepeda motor yang menguntit truk yang baru keluar dari Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Salah satu perampok naik sambil membawa karung. Dua sepeda motor kemudian tetap menguntit. Truk pengangkut bijih besi itu akan menuju pabrik baja PT Gunung Garuda.
Saat truk berjalan, satu orang yang ada di atas truk membuka terpal dan melempar lempengan besi. Pelaku lainnya memunguti lempengan.
Aksi itu diketahui oleh petugas yang. Salim diimbau turun. Karena malah melempari petugas dan bisa melukai, petugas menembak Salim. Saat bersamaan, sopir truk yang mendengar tembakan menghentikan kendaraan.
Subscribe to:
Posts (Atom)