JAKARTA, KOMPAS.com — Selasa (16/4/2013) petang, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mendatangi menara saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) di Senen, Jakarta Pusat. Menara ini dipanjat Fransiscus, warga Nusa Tenggara Timur, yang memprotes ganti rugi lahan untuk pembangunan pembangkit listrik di daerahnya. Eh, copet tetap saja beraksi, dan seorang fotografer jadi korban.
Lampu flash kamera fotografer harian Sinar Harapan, Daniel Imanuel Barryone, lenyap saat dia meliput kedatangan Dahlan. Dia menduga pencopetan terjadi saat ia tengah mengambil gambar Dahlan yang sedang meminjam pengeras suara dari toko di seberang menara. Posisi lampu tersebut ada di salah satu kantong celananya.
"Saya nyadarnya ketika ingin ngambil flash itu, karena cahayanya kurang bagus tadi. Padahal itu saya cuma lima menit di sana," ujar Daniel. Dia memang mengikuti Dahlan ke seberang SUTET untuk meminjam pengeras suara sementara wartawan lain berkumpul di taman tempat berdirinya menara tersebut.
Daniel melaporkan kehilangan tersebut ke Mapolsektro Senen, yang lokasinya tak jauh dari menara SUTET. Harga flash SB-700 tersebut sekitar Rp 4 juta. "Itu punya saya sendiri, bukan inventaris kantor," imbuh dia.