SUMENEP, KOMPAS.com - Tubuh Astik Sutiawati (28) yang dibakar oleh suaminya, Suryanto (30), warga Desan Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget, Sumenep, Jawa Timur, Kamis (12/9/2013) mengalami luka bakar mencapai 80 persen. Rumah sakit Moh Anwar di Sumenep, kewalahan untuk menangani Astik, sehingga yang bersangkutan harus dirujuk ke Surabaya.
Direktur Rumah Sakit Moh Anwar dr Fitril Akbar saat dikonfirmasi mengatakan, kondisi Astik tidak memungkinkan untuk dirawat di Sumenep. Sebab kondisinya sangat kritis dan belum sadarkan diri sejak kali pertama dirujuk dari Puskesmas Kalianget sampai di rumah sakit.
"Kalau di Surabaya tubuh korban nanti perawatannya lebih intensif. Di Sumenep tenaganya lebih baik dan peralatannya juga lebih memadai sehingga segera kami rujuk ke Surabaya," kata Fitril Akbar.
Dijelaskan Fitril, untuk kondisi Suryanto sendiri masih bisa dirawat di Sumenep. Sebab lukanya hanya 40 persen saja. Yang terluka di tubuh Suryanto hanya pada bagian tangan, lengan dan sebagian perutnya. Dokter spesialis bedah masih berusaha untuk memulihkan kondisi pasien.
"Kalau suaminya masih bisa kami tangani sendiri dan kondisinya masih stabil," terang Fitril.
Sebelumnya, Suryanto nekat membakar istrinya, Astik Sutiawati di rumahnya lantaran ingin berkuliah. Pasangan suami istri ini terlibat adu mulut demi mempertahankan argumentasinya. Suryanto yang tak bisa menahan emosi kemudian menyirami tubuh istrinya dengan bensin. Setelah itu, tubuh Astik kemudian dibakar. Tak mau terbakar sendirian, Astik kemudian memeluk tubuh Suryanto yang hendak melarikan diri. Pasutri ini akhirnya sama-sama terbakar.
Showing posts with label Pembakaran. Show all posts
Showing posts with label Pembakaran. Show all posts
31.8.13
Rumah Petinggi Golkar Dibakar Massa di Sumba Barat Daya
TAMBOLAKA, KOMPAS.com - Rumah Ketua DPD II Partai Golkar Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Gerson Tanggu Dedo, dibakar massa, Jumat (30/8/2013) malam. Diduga pembakaran ini terkait dengan Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya.
Rumah Gerson berada di Kampung Weemarama, Desa Lete Loko, Sumba Barat Daya. Yohanis Ndara, warga setempat, mengatakan aksi pembakaran dilakukan sekelompok orang tak dikenal. Puluhan orang, kata dia, mengawali aksi anarki mereka dengan melempari rumah Gerson menggunakan batu.
Sesudahnya, lanjut Ndara, massa melepaskan anak panah yang ujungnya telah dibakar ke arah rumah Gerson. "Adiknya Om Gerson harus dirawat dan dioperasi di rumah sakit karena dadanya luka. Tidak tahu dia dipanah atau ditikam. Tadi ada empat mobil dalmas lengkap dengan polisi harus mengamankan rumah Om Gerson," ujar Ndara.
Rumah Gerson berada di Kampung Weemarama, Desa Lete Loko, Sumba Barat Daya. Yohanis Ndara, warga setempat, mengatakan aksi pembakaran dilakukan sekelompok orang tak dikenal. Puluhan orang, kata dia, mengawali aksi anarki mereka dengan melempari rumah Gerson menggunakan batu.
Sesudahnya, lanjut Ndara, massa melepaskan anak panah yang ujungnya telah dibakar ke arah rumah Gerson. "Adiknya Om Gerson harus dirawat dan dioperasi di rumah sakit karena dadanya luka. Tidak tahu dia dipanah atau ditikam. Tadi ada empat mobil dalmas lengkap dengan polisi harus mengamankan rumah Om Gerson," ujar Ndara.
18.6.13
Polisi Temukan Jeriken di Kantor DPD Golkar Subang
SUBANG, KOMPAS.com - Petugas Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Subang menemukan jeriken dan botol kosong berbau bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Subang, Jalan Arif Rakhman Hakim, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin, (17/6/2013), malam ini.
Polisi menduga pelaku pembakaran menyemburkan dan menyebarkan bensin ke ruang rapat DPD Golkar dengan tujuan mempercepat merambatnya api. "Kami lakukan olah TKP, kami menemukan jeriken dan botol berisi berbau bensin di ruang rapat kantor DPD Golkar," kata Kabis Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul, saat dihubungi Kompas.com, Senin malam.
Penemuan barang bukti tersebut pun dibenarkan oleh Ketua Harian DPD Partai Golkar Subang Wawan Darmawan. "Iya betul, tadi polisi menemukan barang bukti berupa jerigen dan botol berbau bensin," kata Wawan saat dihubungi terpisah, Senin.
Diberitakan sebelumnya, kantor DPD Partai Golkar Subang di Jalan Arif Rakhman Hakim dibakar orang tak dikenal, Senin (17/6/2013). Api sempat membakar ruang rapat selama lima menit.
Hingga kini belum diketahui motif pembakaran tersebut. Namun ada dugaan, pembakaran itu dilakukan oleh kader yang tidak puas dengan keputusan Ketua DPD Golkar Kabupaten Rumanda yang menetapkan Wakil Ketua DPD Golkar Provinsi Jawa Barat Imas Aryumningsih sebagai calon wakil Bupati Kabupaten Subang periode 2013 - 2018 yang mendampingi calon bupati Kabupaten Subang Ojang Sohandi yang diusung Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.
Polisi menduga pelaku pembakaran menyemburkan dan menyebarkan bensin ke ruang rapat DPD Golkar dengan tujuan mempercepat merambatnya api. "Kami lakukan olah TKP, kami menemukan jeriken dan botol berisi berbau bensin di ruang rapat kantor DPD Golkar," kata Kabis Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul, saat dihubungi Kompas.com, Senin malam.
Penemuan barang bukti tersebut pun dibenarkan oleh Ketua Harian DPD Partai Golkar Subang Wawan Darmawan. "Iya betul, tadi polisi menemukan barang bukti berupa jerigen dan botol berbau bensin," kata Wawan saat dihubungi terpisah, Senin.
Diberitakan sebelumnya, kantor DPD Partai Golkar Subang di Jalan Arif Rakhman Hakim dibakar orang tak dikenal, Senin (17/6/2013). Api sempat membakar ruang rapat selama lima menit.
Hingga kini belum diketahui motif pembakaran tersebut. Namun ada dugaan, pembakaran itu dilakukan oleh kader yang tidak puas dengan keputusan Ketua DPD Golkar Kabupaten Rumanda yang menetapkan Wakil Ketua DPD Golkar Provinsi Jawa Barat Imas Aryumningsih sebagai calon wakil Bupati Kabupaten Subang periode 2013 - 2018 yang mendampingi calon bupati Kabupaten Subang Ojang Sohandi yang diusung Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.
Subscribe to:
Posts (Atom)