Showing posts with label Perampok. Show all posts
Showing posts with label Perampok. Show all posts

3.10.13

Dua Perampok Makassar Ditangkap di Soekarno-Hatta

MAKASSAR, KOMPAS.com - Dua perampok yang kerap beraksi di Kota Makassar akhirnya diringkus di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, oleh aparat Polrestabes Makassar. Kedua pelaku, Rinto dan Mulyadi, pada Selasa (1/10/2013) malam. Mereka diketahui merampok di sejumlah lokasi di Makassar, Sulawesi Selatan.

"Setelah mengetahui dia meninggalkan Bandara Hasanuddin Makassar, kita langsung koordinasi dengan kepolisian di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng untuk mencegatnya," beber Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal (Wakasat Reskrim) Polrestabes Makassar, Komisaris Polisi (Kompol) Anwar Hasan, melalui telepon genggamnya, Rabu (2/10/2013).

Menurut Anwar, kedua pelaku berkomplot dengan perampok yang berasal dari Kota Lampung. "Jadi modus yang mereka gunakan, setelah beraksi di Makassar, mereka kemudian kabur ke Lampung," ungkap Anwar.

Menurut catatan kepolisian, keduanya telah melakukan 51 perampokan di Kota Makassar sekitar 51 kali. Selain merampok pengemudi mobil, kedua pelaku juga melakukan membobol ATM. "Kita sementara kembangkan ke beberapa kasus perampokan brankas. Apakah kelompok ini yang melakukan atau ada kelompok lain," tambahnya.

Sebelum tertangkap di Jakarta, kedua pelaku sempat terlibat kejar-kejaran dengan polisi di Makassar. Dalam aksi kejar-kejaran itu, polisi terpaksa memberondong peluru ke arah mobil. Toyota Avanza milik pelaku di Jl Batua Raya setelah menabrak petugas yang hendak mencegatnya. Sedikitnya tiga peluru tajam menembus mobil berwarna silver tersebut.

Istri Rinto, Aisyah, yang berada di dalam mobil terkena serpihan peluru petugas di kepalanya. Sedangkan Rinto dan Mulyadi berhasil meloloskan diri setelah menyimpan Aisyah ke RS Ibnu Sina.

14.8.13

3 Perampok Diringkus Saat Rekreasi

Aparat Polsek Lampung Utara menangkap 3 perampok sepeda motor di jalan raya. Ketiga perampok ditangkap saat sedang rekreasi bersama temannya di tempat rekreasi di Kotabumi, Lampung Utara, Lampung.

Liputan 6 Pagi SCTV menayangkan, Rabu (14/8/2013), 3 dari 5 orang perampok di Jalan Raya Kotabumi, Lampung Utara, yang ditangkap adalah Sobirin, Muhamad Yahya, dan Emye. Saat ditangkap, ketiga perampok sedang asik bersantai di tempat rekreasi di Kotabumi. Awalnya ketiganya mengelak jika pernah merampok.

Setelah didesak, bahkan dengan menggunakan tembakan peringatan, ketiga perampok akhirnya mengaku jika pernah merampok beberapa kali di jalan raya.

Dari hasil pemeriksaan, ketiga perampok berasal dari Sindang Sari, Kotabumi Udik. Mereka mengaku telah merampok sepeda motor di jalan raya pada malam takbiran lalu. Hasilnya telah habis untuk membeli baju dan peralatan Lebaran. Polisi kini masih memburu 2 rekan tersangka lainnya.

1.4.13

Berusaha Tangkap Maling, Polisi Dibacok

JAKARTA, KOMPAS.com - Berusaha menangkap maling yang kepergok warga sedang mencongkel kunci gembol, Briptu Sodikin malah kena bacok. Anggota kepolisian Satuan Sabhara Polres Metro Jakarta Utara itu mengalami luka sabetan di kepala dan tangan.

Peristiwa ini terjadi di sebuah rumah di Jalan Tipar Cakung, Cakung Barat, Jakarta Timur, pada Sabtu (30/3/2013) sore. Saat itu, warga memergoki dua kawanan maling berinisial AM dengan seorang rekannya yang belum diketahui identitasnya.

Kedua maling berusaha kabur dan dikejar warga. Pada saat bersamaan, Briptu Sodikin berusaha ikut menangkap kedua pelaku.

"Namun, Briptu Sodikin terlebih dahulu dibacok dibagian kepala oleh AM dengan menggunakan senjata tajam Golok," kata Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, melalui pesan singkatnya, Minggu (31/3/2013).

Akibatnya, Briptu Sodikin mengalami luka robek dan mendapatkan 10 jahitan pada bagian kepala serta 6 jahitan pada tangan kiri. "Warga sekitar menolong korban, dan berhasil juga mengamankan AM. Sedangkan seorang pelaku lain melarikan diri," ujar Rikwanto.

Adapun dari tangan AM, petugas mendapati barang bukti berupa sebilah golok. Sementara Briptu Sodikin kemudian dibawa ke Rumah Sakit Sukapura Jakarta Utara untuk mendapatkan perawatan.

Sementara itu, petugas juga masih mengejar satu pelaku lain yang berhasil melarikan diri. Kasus tersebut ditangani Polsek Metro Cakung, Jakarta Timur.

14.2.13

Menyamar sebagai Pengantar Barang, Rampok Diizinkan Masuk

JAKARTA, KOMPAS.com — Dua perampok menyatroni rumah di Jalan Kayu Mas Utara Blok U/284 Pulo Gadung, Jakarta Timur, Selasa (12/2/2013). Modus yang dilakukan menyamar sebagai pengantar barang.

Kepala Seksi Humas Polsek Pulogadung Iptu Ani Swandayani menuturkan, pelaku datang ke rumah milik Gusdian Samura menggunakan mobil bak terbuka berisi kursi dan meja rias. Saat itu, pemilik rumah tengah bekerja sehingga dua pelaku disambut oleh pembantu, Siti Nurkhoyum.

"Tanpa curiga, pembantu itu mengizinkan dua pelaku masuk ke dalam rumah," ujar Ani saat dihubungi Kompas.com, Rabu.

Saat berada di dalam rumah, salah satu pelaku meminta izin untuk masuk ke kamar pemilik rumah dengan alasan hendak mengukur ruangan agar meja rias dan kursi bisa diletakkan. Saat pembantu hendak mengantarkan pelaku ke kamar, pelaku lain menodongkan senjata api.

Situasi mendadak berubah. Pembantu itu baru sadar rumah majikannya disatroni perampok. Dengan kasar, dua pelaku menyuruh Siti untuk diam sambil mengikatkan ikat pinggan di tangan dan kaki Siti sekaligus melakban mulutnya. Seusai melumpuhkan pembantu, dua pelaku menguras harta yang ada di dalam lemari kamar pemiliknya.

"Perampok mengambil jam tangan, cincin berlian, gelang berlian, gelang keroncong emas yang ada di meja rias kamar korban. Total kerugian diperkirakan senilai Rp 150 juta," ujar Ani.

Setelah pemilik rumah datang dan mengetahui rumahnya disatroni rampok, mereka segara melaporkan kasus tersebut ke kantor polisi. Dua orang telah diperiksa dan kasus perampokan ini tengah dalam pengembangan petugas Kepolisian Sektor Pulo Gadung.

29.12.12

Polisi Ungkap Jaringan Perampok Mobil

JAKARTA,  KOMPAS.com - Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap jaringan pelaku perampokan mobil, Jumat (28/12/2012). Pelaku tidak hanya mencuri mobil, tapi juga memukuli pemilik serta memalsukan pelat nomor kendaraan.

Tercatat sedikitnya lima mobil korban yang berhasil ditemukan. Kelima mobil ini adalah Daihatsu Terrios warna hitam, dua Toyota Avanza hitam, satu Toyota Avanza silver, serta satu Toyota Innova warna abu-abu metalik. Kelima mobil ini sudah tidak berpelat nomor.

Selain itu, ada pula mobil Avanza hitam yang biasa dipakai pelaku untuk membuntuti korban. Selain itu, polisi juga menyita sejumlah STNK palsu, dompet korban, ponsel, serta printer untuk mencetak STNK palsu. Mobil hasil curian ini dijual oleh pelaku dengan identitas palsu.

29.10.12

Sopir Taksi Merampok Penumpang Ibu dan Anak

JAKARTA, KOMPAS.com - Michelle Widiyawati (24) dan Erna Setyawati, dirampok sopir taksi yang mereka tumpangi dari Jalan RC Veteran, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesangrahan, Jakarta Selatan, Sabtu malam. Anak dan ibu itu melaporkn kejadian yang mereka alami ke Polsek Pesangrahan, Polres Metro Jakarta Selatan, Minggu (28/10/2012) dini hari.

Dalam laporannya kepada Aiptu Susetyo, anggota Polsek Pesangrahan, korban menuturkan, mereka naik taksi dari depan Pondok Indah Mal, Jakarta Selatan. Keduanya hendak pulang ke rumah di Pesangrahan. Korban tidak ingat nomor polisi dan nomor pintu taksi, namun mereka ingat merek taksi itu.

Sampai di Jalan RC Veteran, sopir taksi menghentikan laju kendaraan, dengan mengatakan kakinya gatal. Ketika taksi berhenti itu, tiba-tiba masuk tiga laki-laki, yang ternyata teman sopir.

Taksi lalu berjalan lagi dan para pelaku merampas barang-barang korban, termasuk kartu ATM milik Erna. Di salah satu ATM, pelaku menguras uang korban sebesar Rp 13 juta. Sopir taksi dan tiga temannya lalu menurunkan korban di Lebak Bulus