Jakarta - Kurir perusahaan PT Qualita Prima Pariwara milik artis Vena Melinda, Tatang (42) dirampok saat membawa uang dari Bank Nagari menuju kantor. Peristiwa ini terjadi di jalan Praja, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, kemarin sore (30/7). Uang senilai Rp.41,9 juta raib. Polisi masih memeriksa kasus ini.
"Dia dirampok oleh empat orang menggunakan dua sepeda motor saat ban motornya kempes," kata Budi, karyawan PT Qualita Prima Pariwara, di kantornya, Jumat (31/7).
Siang itu, Tatang ditugasi oleh manajer mengambil uang dari Bank Nagari, Cipulir, sebesar 13,9 juta. Uang tersebut dipisahkan menjadi dua kantong, satu berisi Rp 50 juta, satu berisi 81,9 juta. Semuanya dimasukan dalam satu tas.
Sekitar pukul 15.30, dia menghubungi kantor memberitahukan dirinya dirampok. Karyawan yang lain pun segera menemuinya. Saat kami temukan, kata Budi, dia duduk di selokan sambil memeluk sisa uang yang masih ada di tas dan memegang handphone.
Hari itu juga, mereka melaporkan perampokan tersebut ke kepolisian sektor Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Tatang, korban perampokan pun dimintai keterangan. Sampai tadi siang, dia masih diperiksa.
Dalam pemeriksaan terhadap Tatang dan hasil olah TKP, polisi menemukan sejumlah kejanggalan salah satunya, kenapa uang yang hilang tidak semuanya. "Kami masih memeriksa lebih dalam," kata Kepala Reserse dan Kriminal Kepolisian Sektor Kebayoran Lama, Inspektur Satu Prayitno di kantornya, Jumat (31/7). Polisi, tambahnya, akan memeriksa rumah Tatang sore ini.
Menurut suami Vena Melinda, Ivan Fadillah, pada tahun 2003 lalu, Tatang juga pernah dirampok saat membawa uang Rp. 17 juta. "Saat itu duitnya hilang semua," kata dia di kantornya, Jumat (31/7). Meskipun kasus serupa sudah dua kali terjadi, tetapi Ivan mengaku masih berprasangka positif terhadap kurirnya yang sudah bekerja lebih dari sepuluh tahun.
No comments:
Post a Comment