Tangerang - Polisi masih memburu dua tesangka pembobol mesin anjungan tunai mandiri (ATM) BCA di rumah toko Jalan Sangego Kampung Baru Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Banten.
"Masih kita lakukan pengejaran," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Metropolitan Tangerang, Komisaris Budi Herdhi Susianto, kepada Tempo Ahad, (26/7).
Polisi juga melacak tersangka dari handphone milik AD dan AM yang kabur. "Kami berharap pelacakan dari handphone pelaku, tetapi karena terendam air, telepon genggam mereka mati," kata Budi.
Kawanan perampok kelompok Palembang pada Sabtu (25/7) dini hari pukul 01.00 dilumpuhkan satuan Polres Metro Tangerang dan Tim Gegana Polda Metro Jaya.
Satu pelaku JLO, 31 tahun, tewas ditembak perutnya. Satu pelaku lainnya AN tewas terjebak dalam mobil dan tenggelam. Tiga tersangka tertangkap. Dua di antaranya ditembak. BHN ditembak kedua kakinya dan DM ditembak lutut kananmya. Sedangkan dua lainnya buron.
Komplotan ini membobol ATM BCA yang diduga berisi uang Rp 460 juta dengan menumpang Toyota Kijang B 8223 YQ.
Wakil Kepala Polres Metropolitan Tangerang Ajun Komisaris Besar Maruli C Simanjuntak menyatakan tujuh tersangka itu berinisial AM (33) asal Desa Pawu Agung, Jambi; DM (33) asal Kecamatan Dapo Kabupaten Musirawa; BHN (31) asal Kelurahan Megang Lubuk Linggau Sumatera Selatan; JLO (31) asal Ogan Ilir Sumatera Selatan; AN (32) asal Jalan Karang Gapo Kecamatan Karang Gapo Lubuk Linggau; AAN (3) asal Musirawa, Lubuk Linggau; dan AD (35) asal Sumatera Selatan.
Selain mesin ATM, barang bukti yang disita satu unit mobil Toyota Kijang yang digunakan pelaku. Alat-alat untuk mempreteli rangka mesin ATM seperti, obeng, pemotong besi, palu, gergaji besi, linggis besar, dongkrak, pahat besi, tang dan gembok yang sudah terpotong.
No comments:
Post a Comment