6.2.13

Berdalih Pinjam Ponsel, Penjambret Dibogem Massa

JAKARTA, KOMPAS.com — Seorang karyawati bernama Dita Sekar Campaka nyaris menjadi korban penjambretan pada Selasa (5/2/2013) sekitar pukul 17.00 WIB. Pelaku yang berpura-pura meminjam telepon seluler (ponsel) milik korban tiba-tiba tancap gas dengan sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi B 3866 SRX berwarna merah.

Ditemui saat melaporkan kejadian itu di Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Mapolsek Metro Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa malam, Dita menuturkan bahwa kejadian itu berlangsung ketika ia baru saja pulang dari kantor tempatnya bekerja. Saat itu, Dita tengah berada di Jalan Puri Mutiara 2 dan menunggu angkutan. Tak lama kemudian, pelaku menghampiri korban.

"Dia (pelaku) bilang saudaranya kecelakaan, terus dia mau pinjam handphone saya karena katanya handphone dia lowbat," kata Dita.

Korban sempat ragu-ragu untuk meminjamkan ponselnya kepada pelaku. Namun, karena pelaku terus meminta dan mendesak korban, akhirnya korban meminjamkan ponsel miliknya. "Saya sempat pencetin nomornya juga," ujar Dita.

Dita mengatakan, saat itu pelaku meminta agar dihubungkan dengan ibu pelaku dengan alasan ingin janjian bertemu di lokasi tersebut. Setelah terhubung, pelaku sempat terlihat berbincang-bincang dengan ponsel yang sudah dipinjamnya selama sekitar 10 menit. Namun, seusai menelepon, pelaku malah tak kunjung memberikan ponsel korban. "Katanya (pelaku), 'Bentar, nunggu ibu saya'. Saya enggak mau, terus saya bilang mau buru-buru. Tapi dia nyalain motor, terus akhirnya dia kabur bawa handphone saya," jelas Dita.

Tak ingin ponselnya dibawa kabur, dengan refleks korban memegang motor pelaku, tetapi pelaku tetap berusaha melarikan diri. Akibatnya, korban sempat terjatuh karena memegang motor pelaku. Dari situ ternyata aksi pelaku tak berjalan mulus, situasi kemacetan lalu lintas membuat pelarian pelaku terhambat. Korban pun akhirnya berteriak meminta tolong kepada warga sekitar.

Mendengar teriakan korban, warga sekitar kemudian mengejar pelaku yang berusaha kabur ke arah Jalan Puri Mutiara 3. Akhirnya pelaku ditangkap dan sempat dihakimi oleh warga. Untunglah petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung mengamankan pelaku dari amukan warga.

"Ada banyak yang bawa balok juga akhirnya ketangkap, sebelumnya sempat mau digebukin banget, tapi akhirnya ada petugas datang ngeluarin tembakan," kata Dita.

Saat ini, pelaku sudah ditahan di Mapolsek Metro Cilandak, Jakarta Selatan, guna penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu, korban hingga malam ini masih dimintai keterangan terkait kejadian itu oleh petugas kepolisian. Kasus ini dalam penanganan Polsektro Cilandak.

No comments: