London,
Seorang pria Inggris diseret ke pengadilan terkait kasus
pembunuhan seorang wanita berusia 34 tahun dan seorang balita berusia 2
tahun. Tragisnya, kedua korban tersebut adalah istri dan anaknya
sendiri.
David Jones (42) didakwa telah melakukan dua pidana
pembunuhan terhadap Suzanne Jones dan putranya, William. Baik Suzanne
maupun William ditemukan tewas di rumah mereka di Tremadog, Gwynedd,
North Wales, Inggris, pada Jumat (30/3) malam, waktu setempat.
Kepolisian
North Wales menyebut, tewasnya Suzanne dan putranya dipicu oleh insiden
kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan oleh David. Demikian
seperti dilansir oleh Daily Mail, Senin (2/4/2012). Belum diketahui pemicu kekerasan tersebut.
Selain
William, Suzanne juga memiliki dua putri: Antonia (14) dan Amy (8).
Namun keduanya diasuh oleh ibunda Suzanne, Eileen Holt.
Adalah
putri sulung Suzanne, Antonia yang menemukan jasad ibu dan adik
laki-lakinya dipenuhi darah dan terbujur tak bernyawa di dapur rumah
mereka. Antonia langsung berteriak histeris sambil keluar ke jalanan.
Beberapa saat kemudian, polisi tiba di lokasi dan kemudian berhasil
menangkap David.
"Kami semua akan sangat merindukan Sue dan Wil.
Sue merupakan seorang ibu dan putri yang hebat dan Wil adalah seorang
bocah kecil yang lucu, yang akan sangat dirindukan oleh kami dan
kakak-kakaknya. Kami sekarang berkonsentrasi untuk merawat cucu-cucu
kami," ujar Eileen secara terpisah kepada The Sun.
Sejumlah
tetangga sekitar rumah Suzanne dan David masih tidak percaya dengan
insiden yang terjadi. Beberapa dari mereka melihat keluarga Suzanne
cukup harmonis dan bahagia, serta sering bersosialisasi dengan
tetangganya.
Buket-buket bunga sebagai tanda bela sungkawa
diletakkan oleh kerabat dan tetangga di luar halaman rumah Suzanne, yang
terletak di wilayah pegunungan ini.
Kepolisian setempat
menyatakan, pihaknya tidak sedang memburu pelaku lainnya dalam kasus
ini. David yang seorang pengangguran ini diduga menderita gangguan
kesehatan. Dia akan menjalani persidangan di Pengadilan Tinggi
Caernarfon pada hari ini waktu setempat. Source
No comments:
Post a Comment