Kuala Lumpur,
Memalukan! Dua pembantu rumah tangga (PRT) asal
Indonesia membawa kabur barang-barang berharga milik majikan mereka di
Malaysia. Tidak tanggung-tanggung, barang curian kedua TKI tersebut
ditaksir bernilai 500 ribu ringgit atau sekitar Rp 1,5 miliar!
Kedua
wanita Indonesia itu beraksi ketika majikan mereka sedang melakukan
perjalanan bisnis pada akhir pekan lalu. Mereka mengosongkan kotak-kotak
perhiasan majikan mereka yang berisi sejumlah jam tangan mewah,
beberapa cincin dan anting berlian. Kedua TKW itu juga membawa kabur
pakaian majikan dan sejumlah uang tunai.
Kejadian ini sama sekali tidak disangka-sangka oleh sang majikan, Datin Ira Ghani, seorang pengusaha.
"Kami memperlakukan mereka dengan baik dan mereka selama ini sangat
jujur. Mereka bahkan mengatakan ingin terus bekerja pada kami," kata
wanita berumur 35 tahun itu seperti diberitakan harian Malaysia, The Star, Rabu (4/1/2012).
Dikatakan Ira, kedua TKW itu telah bekerja di rumahnya setahun lebih.
Dikatakan
Ira, dirinya menerima pesan dari putranya pada Minggu, 1 April lalu
yang memberitahu bahwa kedua PRT itu tak ada di rumah. Anak laki-laki
berumur 13 tahun itu juga mengatakan bahwa iPad dan iPhone miliknya dan
adiknya hilang.
Ketika Ira dan suaminya kembali ke rumah mereka
di Gombak pada Senin, 2 April, keduanya kaget mendapati barang-barang
berharga mereka telah hilang meski pintu kamar dan laci-laci lemari
tetap dalam kondisi terkunci.
"Pintu kamar saya serta laci-laci
tempat saya menyimpan perhiasan saya masih terkunci. Mereka pasti telah
menemukan kunci-kunci cadangan yang disimpan suami saya di rumah," kata
Ira.
Suami Ira, Datuk Dr Ibrahim Ahmad langsung membuat laporan
ke kantor polisi Gombak hari itu juga. Dia juga telah menghubungi
Departemen Imigrasi untuk membatalkan izin kerja kedua TKI itu.
Ibrahim
mengatakan, ini pelajaran mahal bagi mereka karena kurang berhati-hati
atas harta benda mereka. "Para majikan tak bisa mempercayai pembantu
mereka sepenuhnya," tegas Ibrahim.
Tidak disebutkan identitas kedua TKI tersebut. Aparat kepolisian Malaysia kini tengah memburu keduanya. Source

No comments:
Post a Comment