21.10.10

Kakek 94 Tahun Tewas Terbakar di Biliknya

Ujang Basri, kakek berusia 94 tahun, tewas tragis. Dia terbakar di biliknya, di Kampung Gardu Tinggi RT 03 RW 04, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Senin (18/10/2010) sekitar pukul 12.00.

Kepala Unit Reserse Polsek Bogor Timur Ajun Komisaris Suharto memastikan, korban tewas akibat tertimpa dan terbakar api dari reruntuhan bilik rumahnya. Jasad korban sempat dibawa ke Rumah Sakit PMI Bogor. Namun, warga memutuskan membawa pulang kembali jasad korban, tanpa perlu dioutopsi. Warga memastikan, kebakaran itu musibah murni.

"Karena itu kemauan warga, dan tidak ada sanak saudara korban, kami hanya bisa meminta Ketua RT dan beberapa warga membuat pernyataan, mereka keberatan jasad korban diautopsi," ujar Suharto.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga, terungkap, Ujang Basri tinggal di biliknya seorang diri. Dia mempunyai kebiasaan mengumpulkan barang-barang bekas dan menimbun di dalam bilik rumahnya. Kebiasan lainnya, dia juga kerap membakar-bakar barang di dalam biliknya.

Ny Lilis Suryati, Ketua RW 04 mengatakan, almarhum memiliki kebiasaan bakar-bakar kertas atau kayu di dalam bilik rumahnya. Dikatakan, Ujang memang agak terganggu jiwanya. Kebakaran ini yang keempat kalinya. Sebelum-sebelumnya, para keponakan yang rumahnya berdekatan, berhasil mengatasi.

"Kali ini fatal, karena tidak ada yang lihat dan tadi angin sangat kencang. Api cepat membesar," ungkap Ny Lilis Suryati.

Kebakaran itu meludesakan rumah yang dibuat sendiri oleh sang kakek dan menghanguskan bilik dapur dua rumah yang berdekatan dengan rumah korban. Saat ini kerabat korban, menurut Lilis, tengah menunggu anak korban yang tinggal di Jakarta dan Sukabumi. Jika kedua anak korban sudah datang, segera dimakamkan di TPU Dredet, Bondongan sore ini juga.

No comments: