7.11.12

Bawa Sabu di Kaki, Ide Bos Narkoba

 

JAKARTA, KOMPAS.com — Tersangka penyelundup 2 kilogram sabu, DW dan AST, mengaku baru pertama kali membawa sabu ke Indonesia.

Sabu dibawa dengan cara dililitkan di kaki adalah ide bos mereka, bandar narkoba warga China, KM.

"Tersangka mengaku baru satu kali menyelundupkan sabu ke sini. Pengakuannya masih terus didalami. Dari paspor mereka, dipastikan tersangka sudah sering kali ke Hongkong atau China," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, Selasa (6/11/2012) petang.

Menurut Rikwanto, polisi tidak memercayai keterangan dua tersangka itu, apalagi DW memang sudah diintai karena polisi curiga dia pengendar narkoba. Sampai akhirnya disimpulkan, kepergian DW dan ASN ke Hongkong kali ini adalah untuk mengambil sabu dari bosnya di China.

Mengenai caranya menyelundupkan sabu di kaki, lanjut Rikwanto, para tersangka mengaku idenya dari KM, warga negara China yang kini masuk dalam  daftar pencarian orang (DPO) Polda Metro Jaya.

Rikwanto mengatakan, tersangka hanya mengaku ide itu dari luar dirinya, dan tentu saja para sindikat narkoba mempelajari dan mencoba berbagai teknik untuk mengirim narkoba.

"Kami menunjukkan modus baru pengiriman narkoba ini, dengan tujuan agar semua pihak, khususnya para petugas di bandara, di mana pun, mengetahui adanya modus penyelundupan narkoba seperti ini. Para petugas imigrasi agar menjadi lebih waspada lagi," tutur Rikwanto.

No comments: