Bogor (ANTARA News) - Kepolisian Sektor Leuwiliang Kabupaten Bogor menyelidiki janin bayi yang ditemukan mengambang di tepi Sungai Cikaniki, Kampung Jontor, Desa Karehkel, Senin.

Kepala Kepolisian Sektor Leuwiliang AKP Djumangin mengatakan, penemuan janin bayi tidak bernyawa tersebut pertama kali ditemukan oleh warga setempat.

"Bayi ditemukan oleh salah seorang warga yang akan mencuci baju di sekitar sungai. Saat ditemukan bayi tersebut terbungkus plastik hitam yang tersangkut di atas bebatuan," katanya saat dihubungi Senin malam.

AKP Djumangin mengatakan, awalnya warga curiga dengan aroma busuk yang datang dari arah kantong plastik tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan warga melihat ada kaki bayi yang terjulur keluar.

Selain itu, tali ari-ari masih menempel di perut bayi yang tidak berpakaian dan kondisinya sudah membusuk.

"Diperkirakan bayi ini sudah meninggal beberapa hari lalu," katanya.

Djumangin menyebutkan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi terkait penemuan janin bayi tersebut.

Diduga bayi tersebut dibuang dari lokasi lain ditambah lagi warga sekitar tidak ada yang mengaku kehilangan bayi.

"Mayat sudah kita kirim ke Rumah Sakit Kramatjati untuk laporan kepolisian," katanya. (LR/Y006) Source