Bogor (ANTARA News ) - Bayi korban penyayatan ibu kandungnya menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Cibinong Kabupaten Bogor, dan mengundang simpati banyak warga yang melihatnya.

Nameh (50) warga Kabupaten Bogor ini mengaku sedih begitu mengetahui bahwa bayi malang tersebut dirawat di RSUD Cibinong karena mengalami luka sobek di punggungnya karena disayat ibu kandungnya sendiri.

"Sedih aja mendengarkannya, padahal bayi ini masih kecil. Kok tega ibunya melukainya," katanya saat ditemui di RSUD Cibinong, Rabu.

Nameh mengaku awalnya tidak mengetahui bahwa bayi yang sudah ada dua hari di balik kaca ruangan perawatan anak Dhalia RSUD Cibinong adalah bayi milik Siti Sundari.

Bayi tersebut kini menjalani perawatan mendis setelah sempat dilukai ibunya setelah ia lahir.

"Padahal bayinya cantik sekali, sehat tidak kurang satu apapun. Kenapa ibunya tega melukainya," kata Nadeh.

Hal serupa juga disampaikan Ida (35), yang juga datang ke RSUD Cibinong untuk melihat kelahiran saudaranya.

Ida tidak menyangka bayi mungil dengan kulit putih bersih, bibir merah tersebut mengalami penderitaan karena dilukai oleh ibu kandungannya sendiri.

Bayi yang belum diberi nama tersebut dirawat di RSUD Cibinong karena disayat oleh ibu kandungan bernama Siti Sundari (18) sesaat setelah dia lahir pada Jumat (16/3) lalu.

Menurut informasi dari kepolisian, bayi berusia enam hari tersebut diduga ingin dibunuh sang ibu karena merasa malu tidak memilik bapak.

Salah seorang petugas kepolisian Polsek Gunung Putri yang tidak ingin namanya disebutkan mengatakan, diduga sang ibu sudah merencanakan perbuatannya menyayat anak laki-lakinya dengan pisau dapur.

"Beruntung ada warga yang mendengar tangisan bayi dan melihat kejadian tersebut langsung melaporkan ke petugas kepolisian," katanya.

Bayi tersebut sebelumnya sempat dirawat di RS Permata Cibubur. Untuk menyelamatkan nyawa sang bayi tim dokter berusaha keras dengan memberikan 19 jahitan di atas luka sayat sepanjang 11,5 cm dipunggung bayi tersebut.

Dari keterangan medis bayi laki-laki tersebut lahir sempurna dengan berat 2,170 kg dengan panjang 46 cm.Source