26.9.10

Penjambret Tewas Dikeroyok Massa

TANGERANG, KOMPAS.com- M Iwan (25), salah seorang dari tiga penjambret tas, tewas seketika setelah dikeroyok warga Desa Rawa Kidang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Kamis (23/9/2010) menjelang tengah malam. Ia meregang nyawa setelah massa menghujani dengan benda tumpul dan keras.

Dua rekan penjambret lainnya, Andi (25) dan Sulaiman (25) babak belur juga akibat dikeroyok massa. Jenasah Iwan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Metro (Polrestro) Tangerang Kabupaten Komisaris Arie Setiawan, Jumat (24/9) malam mengatakan, pengeroyokan terjadi sekitar pukul 23.00. Saat itu, korban bernama Suhaegatul Hudayah (19) akan pulang ke rumahnya di Desa Rawa Kidang, dari tempat kerjanya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Dalam perjalanan pulang dengan sepeda motor, wanita tersebut diikuti tiga pelaku yang menggunakan sepeda motor juga. Merasa curiga dengan gelagat ketiga orang tersebut, Hudayah menambah kecepatan sepeda motornya. Eeee ketiga pelaku juga menambah kecepatan sepeda motornya.

Saat posisi beriring-iringan, pelaku merampas tas berwarna coklat milik korban yang digantung di pundaknya. Korban kemduain berteriak dengan sekuat tenaga sembari mengejar pelaku. "Maling... maling." teriak korban.

Warga yang mendengar teriakan itu langsung mengejar para pelaku. Terjadi kejar-kejaran. Akan tetapi, para pelaku tak sadar kalau keadaan jalan rusak parah. Akibatnya, sepeda motor yang mereka tumpangi terperosok sampai terjatuh. Dua tersangka sempat melarikan diri meskipun akhirnya ditangkap. Sedangkan Iwan tidak sempat melarikan diri sehingga langsung dikeroyok hingga tewas di lokasi kejadian.

"Sampai malam ini kasus itu masih dalam penyelidikan apakah sepeda motor yang digunakan ketiga tersangka juga adalah hasil curian atau bukan, " kata Arie

No comments: