30.9.09

Polisi Tetapkan Satu Mahasiswa Senior STSN Tersangka

Bogor - Polisi akhirnya menetapkan salah seorang mahasiswa senior tingkat 3 dengan inisial NF sebagai tersangka kasus kematian Wisnu Anjar Kusumosatu, 17 tahun.

Penetapan tersebut selain berdasarkan keterangan saksi juga dari bukti rekaman CCTV yang ada di lingkungan Sekolah Tinggi Sandi Negara.

Menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Bogor Ajun Komisaris Santoso, pada rekaman tersebut seorang senior tampak bersenggolan dengan Wisnu dan Wisnu dipukul oleh seniornya. Pemukulan itu disebabkan karena Wisnu berusaha mengambil topi miliknya yang jatuh ke tanah.

“Upaya Wisnu untuk mengambil topi disalahartikan oleh seniornya sebagai bentuk ejekan,” kata Santoso, Rabu (30/9).

Pemukulan tersebut dilakukan dengan menggunakan gulungan koran pada saat Program Pembentukan Mahasiswa Baru (PPMB) di sebuah lapangan sepak bola yang ada di samping sekolah pada 24 September 2009 sekitar pukul 12.00 siang. “Dari layar CCTV tampak seperti bertabrakan antara korban dengan tersangka, namun dari keterangnagn saksi pada saat itu terjadi pemukulan terhadap Wisnu,” kata Santoso.

Setelah mendapat perlakukan tersebut, kondisi fisik Wisnu langsung lemas. Oleh panitia, Wisnu dibawa ke belakang sekolah untuk mendapatkan pengobatan. Beberapa saat setelah mendapat perawatan, Wisnu dihampiri seniornya. Saat itu senior Wisnu memberikan motivasi supaya Wisanu kembali mengikuti kegiatan PPMB. Namun, rupanya kondisi kesehatan Wisnu terus menurun.

“Wisnu sempat mendapatkan pengobatan tetapi tidak ditangani oleh dokter, tapi tim medis dari Pamong (alumni),” kata Santoso. Santoso juga menjelaskan peristiwa tersebut terekam CCTV dalam jarak 100 meter.

Atas perbuatannya NF dijerat Pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang penganyayaan dengan ancaman hukuman kurang lebih 5 tahun. Selain itu, NF dijerat juga dengan Pasal 359 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang kelalaian tugas dengan ancaman hukuman sama.

Wisnu diduga menjadi korban penganiayaan. Menurut kerabat Wisnu, Teguh Widias, dalam tubuh korban ditemukan luka lebam di leher, perut sebelah kanan, punggung, dan kedua tangan.

No comments: