Karena merasa takut, DAH tidak berani melaporkan perbuatan guru sekolahnya itu kepada orangtuanya. Padahal, ia telah menjadi korban perbuatan cabul pria lajang yang juga guru privat mengajinya itu sejak Juli 2011. Kepada pihak kepolisian, siswa SD swasta di Tebet itu mengaku lebih dari 20 kali diperlakukan tak senonoh oleh guru tersebut.
"Kasus ini terungkap dari laporan sekolah dan keluarga korban. DAH menceritakan kejadian ini ke temannya, dan temannya cerita ke Kepala Sekolah (Kepsek). Kepsek kemudian cerita ke keluarga dan akhirnya melapor ke Polres," terang Aswin.
Dari hasil pemeriksaan polisi, pelaku mengaku melakukan aksinya di sekitar sekolah, ruang kelas, kamar mandi sekolah, dan rumah korban saat mengajar mengaji.
KHD ditangkap pada 14 April lalu. Kepada polisi, ia mengaku melakukan tindakan tersebut agar korban lebih cepat pandai. Menurutnya, korban sedikit terlambat dalam menangkap pelajaran yang diberikan.
Source
No comments:
Post a Comment