Liputan6.com, Pekalongan:
Setelah sempat kabur tersangka pembunuh adik kandung secara sadis di
Pekalongan, Jawa Tengah, diringkus Satuan Reserse dan Kriminal
Kepolisian Resor Pekalongan, Kamis (3/5). Temon Pamuji (17) diciduk
polisi dibantu warga saat sedang bersembunyi di areal persawahan
berjarak sekitar satu kilometer dari rumah korban di Desa Watupayung.
Polisi menyita beberapa alat bukti yang dibuang pelaku. Di antaranya sebilah clurit yang diduga digunakan pelaku menghabisi korban, Slamet Setiani berumur 12 tahun. Saat diperiksa penyidik, tersangka mengaku emosi karena terus menerus diejek korban karena masih menganggur.
Polisi menyita beberapa alat bukti yang dibuang pelaku. Di antaranya sebilah clurit yang diduga digunakan pelaku menghabisi korban, Slamet Setiani berumur 12 tahun. Saat diperiksa penyidik, tersangka mengaku emosi karena terus menerus diejek korban karena masih menganggur.
Sementara jenazah Slamet Kamis siang kemarin dimakamkan di Pemakaman Umum Desa Watupayung. Korban dimakamkan dengan prosesi sederhana dan hanya diiringi tetangga sekitar rumah korban.
Polisi masih mendalami motif pembunuhan dan berencana memeriksakan kondisi kejiwaan pelaku.Source
No comments:
Post a Comment