Magetan (ANTARA
News) - Seorang warga Kabupaten Magetan, Jawa Timur, bernama Fauzi tewas
akibat tertembak di bagian kepalanya yang diduga dilakukan oleh oknum
anggota polisi.
Fauzi merupakan warga Jalan Lawu, Kelurahan Maospati, Kecamatan
Maospati, Kabupaten Magetan. Korban ditemukan tewas di belakang Kafe 76
yang berada di Jalan Raya Maospati--Solo, Kecamatan Maospati, Magetan,
Kamis petang.
Ketua RT setempat di lingkungan kafe, Ibu Tutik, mengatakan bahwa
peristiwa ini diketahui saat dirinya mendapat laporan dari pemilik
warung di dekat kafe. Laporan itu menyebutkan ada seseorang yang
mengalami luka parah di belakang Kafe 76.
"Saya sendiri juga tidak tahu pasti bagaimana kejadiannya.
Tiba-tiba Ibu Nungki pemilik warung dekat kafe melapor ke saya jika ada
orang yang terluka parah di kafe tersebut. Saya lalu melapor ke polisi,"
ujar Tutik kepada wartawan.
Pemilik warung dekat kafe kejadian, Nungki, mengaku sempat
dipanggil oleh seorang perempuan pengunjung kafe. Perempuan pengunjung
kafe tersebut menyuruhnya untuk ke bagian belakang kafe.
"Saat saya menuju belakang kafe, ternyata di sana sudah ada
seseorang yang terduduk di kursi dengan kepala penuh darah. Saya takut
dan langsung melapor ke RT setempat," kata Nungki.
Ia menambahkan, sebelum kejadian, pihaknya melihat ada sebuah mobil
sedan yang masuk ke kafe. Mobil tersebut berisi dua laki-laki dan dua
perempuan.
Namun, pihaknya tidak ingat apakah perempuan yang menyuruhnya ke
belakang kafe adalah salah satu dari empat pengendara sedan tersebut
atau tidak.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian
setempat terkait dengan kejadian yang diduga melibatkan oknum anggotanya
tersebut. Polisi masih melakukan pendalaman kasus ini dan olah tempat
kejadian perkara (TKP) di lokasi.
Pantauan di lapangan, polisi yang mendapati laporan warga langsung
mengevakuasi jenazah korban. Selain itu, polisi juga mengamankan sepeda
motor Yamaha Mio bernopol AE-4010-BE yang diduga milik korban, kursi
tempat korban terduduk, dan sisa minuman beralkohol di sekitar lokasi.
(SAS/D007)Source
No comments:
Post a Comment