[Alnect Komputer] JAKARTA - Penyidik Polda Metro Jaya bersama tim puslabfor Mabes Polri siang ini meluncur ke lokasi perampokan uang milik BNI sebesar Rp15 miliar di Tol Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta.
Pantauan di lapangan, sejumlah petugas bersama dua saksi yaitu Edi Purnawan dan Ade Johan meluncur ke lokasi kejadian sekira pukul 14.15 WIB. "Kita ke TKP," ujar Kasat Jatanras Polda Metro AKBP Nico Akita di Mapolda Metro Jaya, Kamis (16/7/2009).
Ikut dibawa petugas ke TKP, mobil Isuzu Panther milik PT Certis Cisco yang dirampok pada Senin, 12 Juli sekira pukul 20.00 WIB.
Pada waktu kejadian, Isuzu Panther berpenumpang tiga orang dan membawa uang Rp15 miliar itu ditabrak mobil APV di Tol Bandara. Ketiga penumpang adalah Edi Purnawan, Ade Johan, dan sopir Muhammad Abdul Mubalig.
Setelah ditabrak dari belakang, Edi dan Ade lantas turun untuk meminta pertanggungjawaban sopir APV. Sopir APV pun menyelesaikan persoalan itu secara kekeluargaan. Namun saat berbalik menuju mobil, Edi dan Ade langsung disergap sejumlah orang yang keluar dari dalam APV. Mobil berisi uang Rp15 miliar lantas dilarikan.
Selanjutnya oleh perampok, Edi dan Ade dibuang di tengah jalan. Adapun Abdul Mubalig keberadaannya belum jelas hingga kini. "Olah TKP ini untuk mengecek keterangan yang diberikan para saksi," pungkasnya.
No comments:
Post a Comment