14.7.09

Perampokan Rp 15 Miliar, BNI Tidak Merugi

Jakarta - BNI menyatakan pihaknya tidak mengalami kerugian terkait perampokan uang senilai Rp. 15 miliar Senin malam lalu. “Semua tanggung jawab ada pada PT Cisco,”kata Kepala Humas BNI, Ryan Kiryanto melalui sambungan telepon Selasa (14/07).

Menurut Ryan, pihak bank telah melakukan prosedur dengan benar. Sehingga seluruh tanggung jawab keamanan atas pengiriman uang senilai Rp 15 miliar sepenuhnya bukan menjadi tanggung jawab BNI. “Kita juga memiliki mempunyai asuransi, Jadi Bank tidak rugi,”kata Ryan tanpa menjelaskan secara detail.

Uang sebesar Rp. 15 Miliar itu, lanjut Ryan, merupakan uang yang akan disetor dari cabang bank BNI di Soekarno Hatta menuju BNI Pusat di Sudirman, Jakarta. “Kami percayakan kasus ini kepada polisi,”katanya singkat.

Sedikitnya 4 orang bersenjata api yang mengendarai mobil Suzuki APV di jalan tol arah Bandara Soekarno Hatta beraksi sekitar pukul 20.00, Senin (13/7) malam. Uang sebanyak Rp 15 miliar milik Bank Negara Indonesia digasak. Para perampok menggunakan modus menabrakkan mobilnya ke mobil Cisco.

Hingga kini Kepolisian Metro Jaya masih memburu para pelaku, termasuk supir Abdul Malik yang juga ikut dibawa. Dua orang lain yang ikut dalam mobil tersebut yakni security Johan dan Brigadir Dua Edi Purnawan selamat. Keduanya melompat dan melapor ke Polsek Tanjung Duren.

No comments: