JAKARTA, KOMPAS.com - Peristiwa pengeroyokan yang terjadi di 7-Eleven Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat pada Selasa (8/5/2012) dini hari menyebabkan dua orang pemuda terluka yakni Marlon Mailo (22) dan Angki Harben (22).
Keduanya kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Saint Carolus. Demikian diungkapkan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, Selasa, di Mapolda Metro Jaya.
"Dua orang jadi korban dan langsung dilarikan saat itu juga ke Carolus," ujar Rikwanto, Selasa siang, di Mapolda Metro Jaya.
Rikwanto menjelaskan bahwa peristiwa pengeroyokan itu terjadi pada pukul 01.00 dan baru dilaporkan setengah jam kemudian. "Petugas tiba sekitar pukul 01.40," ucap Rikwanto.
Rikwanto menjelaskan bahwa saat itu polisi menerima informasi melalui telepon yang mengabarkan ada dua orang korban pengeroyokan di ruang IGD rumah sakit St Carolus.
Petugas langsung mengecek kebenaran kejadian tersebut. "Di sana ternyata benar ada dua korban yang dirawat yakni atas nama Marlon Mailo dan Angki Harben," ucapnya.
Marlon mengalami luka pada bagian kepala dan pelipis kanan karena dipukul botol dan kaki kiri akibat sabetan parang. Sementara Angki mengalami luka di bagian kaki kanan akibat sabetan parang.
"Pelaku yang berjumlah 20 orang itu kemudian kabur ke arah Paseban, Jakarta Pusat," imbuh Rikwanto.
Adapun, peristiwa itu bermula saat korban bersama dengan teman-temannya bernama Gregorius Ohoi Timir, Ando, Jacki Kevin isaac, dan Iron duduk-duduk di 7-Eleven sambil menunggu pada Senin (7/5/2012) pukul 17.30 WIB.
Lalu pada Selasa, pukul 00.50 salah satu pengunjung dari teman korban melemparkan kursi ke arah orang lain dan perbuatan itu membuat kemarahan tamu tersebut.
Setelah itu, tiba-tiba saja ada massa di sekitar lokasi tersebut dan langsung mengeroyok korban dan teman-temannya. Kasus itu kini ditangani Polres Metro Jakarta Pusat.
Source
No comments:
Post a Comment