18.4.12

Perampok Sikat Rp 200 Juta


 
JAKARTA, KOMPAS.com — Seorang perampok bersenjata pisau menyambar tas kerja milik Edward Haposan Napitupulu (34), di Jalan Berlian III, Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (17/4/2012) sekitar pukul 08.00 WIB. Akibatnya, korban menderita kerugian sekitar Rp 200 juta.
Dalam laporannya ke Polsek Metro Kemayoran disebutkan, korban tahu bahwa dirinya menjadi korban perampokan setelah Amos Tamoe (22), sopirnya, berlari ke dalam rumah sambil berteriak-teriak rampok. Saat itu korban tengah bersiap-siap untuk berangkat bekerja.
Sebelum itu, Amos membawa tas korban dan meletakkannya di dalam mobil korban. Menurut Amos, setelah tas diletakkan di dalam mobil, tiba-tiba datang seorang laki-laki tidak dikenal yang mengambil tas itu. Amos pun berusaha menghalang-halangi orang yang hendak membawa lari tas itu.
Namun, laki-laki itu mengeluarkan pisau dan berusaha melukai Amos. Pisau itu akhirnya melukai jari kelingking kirinya. Karena ketakutan, Amos kabur ke dalam rumah, mengabarkan adanya perampokan itu. Saat itu pelaku sudah kabur dengan kendaraan bermotor.
Tas yang disikat perampok itu berisi, antara lain, uang tunai 10.000 dollar AS, uang dollar Singapura setara Rp 70 juta, serta kartu atau dokumen penting, seperti SIM A, KTP, buku tabungan, kartu ATM, dan kartu NPWP.
Source

No comments: