Jakarta
Kematian dosen UI Suwanci Sisworaharjo (73) masih
misterius. Polisi masih mendalami apakah dosen jurusan Ilmu
Kesejahteraan Sosial itu adalah korban perampokan atau bukan. Polisi
masih memburu pembunuh Suwanci.
"Masih didalami (korban
perampokan atau tidak). Doakan saja semoga pelakunya cepat ketangkap,"
ujar Kasat Reskrim Polres Metro Kota Tangerang AKBP Rahmat saat
dihubungi detikcom, Selasa (17/4/2012).
Rahmat mengaku masih
belum mengetahui barang apa saja yang hilang di rumah yang juga
sekaligus tempat penemuan mayat korban. Keluarga masih mengecek
barang-barang apa saja milik korban yang tidak ada lagi di rumah
tersebut.
"Sementara masih pendalaman. Keluarga masih ngecek barang apa saja yang dimiliki korban," jelasnya.
Selama
ini, lanjut Rahmat, Suwanci memang tinggal sendirian di rumah yang
beralamat di Jl Kalpataru RT 05 RW 07 No 28 Perumahan Larangan Indah,
Larangan, Kota Tangerang. Saat ditemukan, mayat Suwanci diketahui sudah
meninggal lebih dari sehari.
"Ibu ini tinggal sendirian. Makanya
kita masih mencocokkan semua keterangan yang sudah kita dapat. Sudah
banyak saksi yang kita periksa. Jadi masih diselidiki," jelasnya.
Menurut
Rahmat, hasil visum Suwanci belum diterima polisi. Namun secara kasat
mata, ada benjolan di kepala korban dan memar di bagian tubuh korban.
"Ada
benjol dan di kepala ada bekas pukul yang memar. Tapi hasil visum belum
kita terima. Kita nggak bisa memastikan, menunggu keterangan dari
dokter," ungkapnya.
Mayat Suwanci ditemukan warga pada Minggu
(15/4) sekitar pukul 19.00 WIB. Penemuan mayat korban diketahui oleh
seorang warga yang hendak menemuinya. Warga tersebut curiga karena
setelah dipanggil-panggil dari luar rumah, korban tidak menyahut. Source
No comments:
Post a Comment