BULUKUMBA, KOMPAS.com - Akibat sering menonton film porno lewat telepon genggam, MS (12), tega menodai dua orang sepupunya sendiri yang masih berusia empat dan lima tahun di dua tempat yang berbeda.
Pelaku yang bermukim di Kelurahan Ela-Ela, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan menodai IP (5) di rumahnya sendiri dan rumah neneknya. Kesempatan itu dilakukan ketika rumah yang ditempati tengah kosong, karena kedua orang tua maupun nenek pelaku tengah berada di sawah.
"Saat itu saya sedang menidurkan adik bungsu korban yang masih kecil yang sedang diayun. Nafsuku muncul ketika korban melintas di depanku tanpa mengenakan pakaian usai mandi, ketika korban masuk ke kemar untuk berpakaian saya menyusul dan langsung melampiaskan nafsu," cerita MS saat menjalani pemeriksaan di ruang unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bulukumba, Sulawesi Selatan, Senin (16/4/2012) siang.
Bocah putus sekolah itu melakukan layaknya pasangan suami istri disebabkan seringnya menonton film porno lewat telpon genggam kakak pelaku. "Saya penasaran dengan film-film yang diputar lewat hp kakak," ungkapnya polos.
Menurut Kanit PPA Polres Bulukumba, Aipda Medan kepada Kompas.com, terungkapnya kasus tersebut setelah kedua korban yang merupakan kakak beradik ini sering meringis kesakitan disaat buang air kecil. Dengan tantenya, WS dan IP dibawa ke RSUD Sulthan Daeng Radja untuk diperiksa. Dari hasil pemeriksaan keduanya mengalami luka sobek di bagian organ vitalnya.
Kedua korban yang ditinggal orang tuanya mencari rejeki sebagai TKI di negeri jiran Malaysia, baru menceritakan kejadian yang menimpanya setelah orang tua pelaku yang juga merupakan saudara orang tua korban memaksa keduanya untuk menceritakan. "Setelah ketahuan, keluarga lain pergi melaporkan kejadian tersebut ke polisi," jelasnya.
Polisi terpaksa menahan MS ke dalam sel dikarenakan pihak keluarganya sendiri akan menganiayanya atas perbuatan yang mencorengkan nama baik keluarga. "Kita amankan di dalam sel, dikarenakan keluarganya sudah tidak ingin melihat wajah MS lagi dan mereka mau menyiksa MS karena dianggap telah mempermalukan keluarga," ungkap Medan.
No comments:
Post a Comment