Jakarta
Polisi tidak menahan 35 siswa SMK yang membajak bus
Mayasari Bhakti P 55 trayek UKI-Grogol di Kalideres, Rabu (18/4/)
kemarin. Orangtua siswa-siswa ini dipanggil dan para siswa ini hanya
diminta untuk membuat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya.
"Mereka
tidak ditahan, tadi malam orangtua mereka sudah dipanggil ke Polsek,"
kata Kapolsek Kalideres Kompol Eriyanto kepada detikcom, Kamis
(19/4/2012).
Saat ditanya mengapa mereka tak ditahan, Eriyanto
mengatakan karena alasan kemanusiaan. "Mereka ini masih anak-anak
sekolah," katanya.
Eriyanto mengatakan, pagi ini rencananya
guru-guru dari sekolah tempat siswa SMK ini sekolah akan dipanggil.
"Guru-guru mereka akan kita panggil hari ini," katanya.
Eriyanto
mengatakan, para siswa ini mengaku senjata yang mereka bawa berasal
dari seniornya yang sudah lulus sekolah. "Senjata-senjata tajam ini ada
di dalam karung dalam bus," katanya.
Sebelumnya, 35 siswa SMK
ini diamankan di Polsek Kalideres di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat,
kemarin. Dari para siswa SMK yang diamankan setelah melakukan aksi
tawuran itu, disita sejumlah benda tajam seperti celurit dan gear. Para
siswa ini membajak bus di Grogol. Bus yang seharusnya menuju Grogol
dipaksa untuk terus melaju hingga Kalideres.
Source

No comments:
Post a Comment