Medan - Hotel berbintang di Kota Medan mulai mendapatkan teror bom melalui telepon. Pasca ledakan bom di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton, Jakarta, peningkatan pengamanan dilakukan di sejumlah hotel dan objek vital lainnya.
Minggu (19/7) siang, operator Hotel Best Western Asean Jalan Adam Malik, Medan, menerima sambungan telepon dari pria tak dikenal. Sekuriti hotel berbintang empat, S. Siregar, mengatakan si penelepon berucap, "Telepon ini aku tutup, 30 menit ledakan akan terjadi."
Ancaman itu langsung disampaikan kepada pihak kepolisian yang berjaga. Tak lama, personel antiteror dari Detasemen Khusus 88 Polda Sumatera Utara tiba di lokasi dan melakukan penyusuran di hotel.
Sekitar setengah jam penyusuran dilakukan personel dengan menggunakan alat deteksi bom dan logam. Namun, ancaman tak terbukti, dan petugas meninggalkan lokasi hotel.
Dari pantauan Tempo, kehadiran personel antiteror mendapat perhatian dari pengendara yang melintas dan tamu yang menginap. Sejumlah personel Gegana Brigadir Mobile tampak masih berjaga di lokasi. [Alnect Komputer]
No comments:
Post a Comment