11.7.09

Mandor Sablon Ditemukan Tewas

Jakarta - Seorang mandor sablon, Apui (27 tahun) ditemukan tewas mengenaskan di salah satu rumah kontrakan di Jalan Al Jihad RT 11 RW 06 Gang Duri Indah 4, Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, Kamis (9/7) sekitar pukul 08.00 WIB. Korban ditemukan oleh karyawannya, Sukron dan Jaya dalam posisi tengkurap tidak bernyawa dengan bekas luka hantam benda tumpul di bagian belakang kepala serta lima tusukan di tubuhnya. Korban diduga dibunuh karyawan yang lain.

"Kasus ini masih dalam proses penyelidikan," kata Kepala Unit Reserse dan Kriminal Kepolisian Sektor Tambora, Inspektur Satu Slamet, saat dihubungi wartawan, Kamis sore (9/7). Saat ini, lanjut dia, sudah ada enam orang yang dijadikan saksi. Beberapa di antaranya karyawan sablon.

Korban yang berasal dari Kalimantan ini bekerja sebagai mandor sablon milik Alung alias Gunawan sejak setahun lalu. Gunawan mengontrak bagian rumah berlantai dua ukuran 4 x 5 milik Hadi Suyatno untuk jangka waktu 2 tahun dengan biaya Rp 27 juta. Akan tetapi, usaha yang sudah berjalan sekitar setahun ini kurang laris. "Orderannya sepi, kadang ada kadang tidak," kata Heri Mulyani putri Hadi pemilik kontrakan di lokasi, Kamis (9/7).

Mulayani mengaku kaget saat mengetahui Apui tewas tadi pagi. Kemarin usai menyontreng, Apui sempat berbincang dengannya. "Dia tanya, Saya ganteng tidak?" Mulyani menirukan Apui. Selama ini, korban dikenal sebagai seorang yang pendiam dan jarang berhubungan dengan warga lain.

Meskipun bersebelahan tempat tinggal, Mulayani tidak pernah mengenal semua karyawan sablon yang berada di dalamnya. "Mereka tertutup dan jarang keluar," tambahnya. Tadi malam pun, tidak ada sesuatu yang janggal. "Mereka keluar masuk biasa," ucapnya.

Tidak setiap orang bisa masuk ke dalam. Ini terlihat dari papan pengumuman yang dipasang dipintu bertuliskan "Yang bukan karyawan di sini, jangan masuk. Teriakin aja ada orang di atas. Ntar dikirain maling loe"

Pantauan Tempo di kawasan usha sablon, rumah tempat kejadian saat ini sudah diamankan polisi. Pintu biru tempat akses keluar masuk rumah telah dipasang garis polisi. Penyelidikan kasusnya ditangani oleh kepolisian sektor Tambora bekerjasama dengan Kepolisian Resort Jakarta Barat.

No comments: