23.6.09

Warnet Digasak Rampok Bersenjata Pistol dan Celurit,

Jakarta: Kawanan perampok menyatroni warung internet 24 jam di kawasan Pejaten, Pasar Minggu, Senin (22/6) subuh. Puluhan perangkat komputer digasak kawanan bersenjata tajam dan api tersebut.

Aksi perampokan itu terjadi sekitar pukul 04.15 WIB di warnet The Patch di Jalan Raya Pejaten Barat 10B Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Menurut saksi mata yang juga penjaga warnet, Ryan, 23, perampokan itu dilakukan oleh sekitar enam pelaku. "Mulanya seorang pelaku masuk, saya tidak curiga karena menyangka dia mau main. Tiba-tiba dia menodongkan pistol ke kepala saya," kata Ryan, Senin (22/6), di lokasi perampokan.

Todongan pistol itu membuat Ryan tidak berkutik. Dia pun dengan mudah dilumpuhkan dengan diikat tangan dan kakinya. Pelaku juga tak lupa menyumpal mulutnya dengan lakban. Dalam keadaan tak berdaya, Ryan dimasukan ke kamar mandi yang berada di bagian belakang lantai satu.

Sebenarnya, kata Ryan, di lantai satu ada lima pelanggan yang tengah bermain. Namun entah dengan alasan apa mereka seakan tidak mendengar aksi perampokan itu.

Selain itu, lanjut Ryan, di lantai dua pun ada sekitar 10 pemain. Di warnet berlantai dua ini memang terdapat 48 perangkat komputer yang terletak di lantai satu dan dua. Jumlah masing-masing di tiap lantai adalah 24 komputer.

Usai melumpuhkan Ryan, empat pelaku lainnya pun mulai masuk. Dengan bersenjata pistol dan celurit, mereka segera melumpuhkan lima pemain. Kaki dan tangan mereka diikat dan mulut disumpal lakban.

Setelah itu mereka pun disekap ke kamar mandi bersama Ryan yang telah terlebih dahulu berada di dalamnya. Tak lupa lima unit ponsel milik mereka berpindah tangan ke para pelaku.

Setelah lantai pertama dianggap bersih, mulailah para pelaku menggasak uang dan barang warnet. Tak kurang uang sekitar Rp 2 juta yang tersimpan di meja server digasak pelaku. Setelah itu puluhan perangkat komputer pun digondol bandit-bandit ini.

Menurut Ryan, kerugian barang yang hilang berupa 21 CPU dan 24 monitor. "Aksi itu mereka lakukan dalam waktu kurang dari 30 menit," katanya. Puluhan perangkat ini diduga dibawa kabur pelaku menggunakan mobil Kijang Innova.

Kepala Polsek Pasar Minggu Komisaris Maryoto mengatakan aksi perampokan ini baru diketahui sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu ada seorang pelanggan di lantai dua yang turun ke lantai satu karena ingin membeli minuman ringan di dekat meja server. "Namun dia kaget karena ternyata lantai satu keadaannya berantakan dan sepi tanpa ada orang," kata Maryoto pada wartawan.

Kekagetannya mulai terjawab karena dari dalam kamar mandi dia mendengar suara-suara gaduh. Karena pintu kamar mandi terkunci dari luar, dia pun memberanikan diri mendobraknya.

Maryoto mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti kasus ini. "Kita akan selidiki kasus ini," kata dia singkat.

No comments: